Main Menu

Bappenas Minta Keuangan Syariah Terafiliasi dengan Sektor Rill

didi
25-07-2018 10:47

Menteri PPN/Kepala Bappenas yang juga Ketua Umum ISEI Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Guna dapat mengimbangi kecepatan laju pertumbuhan total aset industri keuangan konvensional, lembaga keuangan syariah diminta untuk mengoptimalkan pembiayaan ke sektor riil yang sejauh ini bertumbuh positif.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, industri keuangan syariah di Indonesia masih jalan di tempat, padahal jumlah penduduk muslim merupakan yang terbesar di dunia.

"Yang menjadi perhatian kami saat ini, punduduk muslim kita terbesar di dunia, tetapi keuangan syariah-nya seolah-olah jalan di tempat," kata Bambang di Jakarta, Rabu (25/7).

Dia mengatakan, lambannya kinerja keuangan syariah tercermin dari total aset perbankan yang hanya 5% dari total aset perbankan konvensional, sementara Malaysia mencapai 20%. "Sekarang, ini yang menjadi konsentrasi berat kami terhadap keuangan syariah. Apa ada yang salah dengan industri keuangan syariah?" kata Bambang.

Berdasarkan analisa dari Bappenas, kata Bambang, keuangan konvensional lebih aktif menyalurkan pembiayaan ke sektor riil.

"Jadi, industri keuangan syariah tidak bisa berjalan sendiri, maka harus disertai sektor riil yang berkembang sangat pesat. Keuangan syariah harus terafiliasi dengan sektor riil," tuturnya.

Dia meyakini, lembaga keuangan syariah yang terafiliasi dengan sektor riil akan menciptakan pertumbuhan kinerja industri keuangan syariah.

"Sektor riil masih sangat membutuhkan pembiayaan. Dan, diharapkan Halal Industry bisa berkembang pesat di Indonesia,” pungkas Bambang.


Reporter : Didi Kurniawan
Editor : Mukhlison

didi
25-07-2018 10:47