Main Menu

Merger Bank Danamon dengan BNP Masih Macet

Hendry Roris P. Sianturi
26-07-2018 19:44

Direktur Keuangan Bank Danamon Satinder Pal Singh Ahluwalia.(GATRA/Hendri/re1)

Jakarta, Gatra.com - Merger antara PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) dan Bank Nusantara Parahyangan (BNP) masih berproses. “Sabar yah,” ujar Direktur Keuangan Bank Danamon Satinder Pal Singh Ahluwalia, ketika ditemui Gatra.com di Menara Bank Danamon, Kuningan Jakarta, (26/07). Satinder mengatakan saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mengkaji tentang persiapan merger tersebut.

 

“Kita tidak bisa bilang (hasilnya), kita tidak bisa bahas. Apapun arahan dari OJK, itu penting dan kita masih menunggu. Banyak opsi tapi saya enggak mau comment, karena spekulasi bisa (muncul) apapun,” katanya. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, sebelum aksi merger dilakukan, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc (MUFG) harus menjadi pemegang saham terlebih dahulu di Bank Danamon. “Baru (Danamon) merger dengan BNP,” kata Heru kepada GATRA, (26/07).

Heru mengatakan, saat ini OJK belum memberikan lampu hijau kepada MUFG untuk mengambil 40% saham Bank Danamon. “MUFG sedang minta izin untuk menjadi perusahaan saham pengendali di Danamon sebesar 40%,” katanya.

Agar diberi izin, OJK masih akan mengevaluasi proses ambil alih saham 40% tersebut. Menurut Heru, OJK akan mempertimbangkan beberapa hal untuk mengeluarkan izin akusisi 40% saham Bank Danamon. “Integritas calon pemegang saham, profesionalitas dan kemampuan keuangan, termasuk apakah calon pemegang saham bebas dari track record negatif,” katanya.

 Setalah proses tersebut, barulah Bank Danamon dan BNP dapat melakukan merger. Tahapan-tahapan ini merupakan syarat dari OJK agar MUFG dapat mengakuisisi Bank Danamon 73,8%. Karena, berdasarkan POJK No 56/POJK.03/2016 tentang kepemilikan saham bank umum, regulator membatasi kepemilikan saham pada Bank sebesar 40%.

MUFG dapat memiliki saham bank lebih dari 40%  dari modal Bank sepanjang memperoleh persetujuan OJK. Saat ini MUFG telah menyelesaikan akuisisi Bank Danamon sebesar 19,9% saham setara dengan 1,9 miliar saham. MUFG telah mengeluarkan dana sekitar Rp 15,9 triliun untuk akuisisi Danamon tahap pertama.


Reporter: Hendry Roris Sianturi

Editor: Nur Hidayat

Hendry Roris P. Sianturi
26-07-2018 19:44