Main Menu

Jepang Lobi Menteri Rizal Bahas Kereta Cepat Bandung-Jakarta

Januar
26-08-2015 13:05

Jakarta, GATRAnews -Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli baru saja menerima kunjungan dari Asisten Perdana Menteri Jepang, Izumi Hiroto di kantornya, Rabu (26/8). Dalam kunjungan tersebut, Jepang menyampaikan secara langsung minat menggarap proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung. 

 

 

"Kami membahas proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 200 km yang akan ditempuh 36 menit," kata Rizal kepada para wartawan usai pertemuan tersebut.

 

Menurut Rizal, Jepang dan China sangat berminat mengerjakan proyek KA tersebut. Untuk itu, pemerintah akan melihat tawaran keduanya yang lebih menguntungkan bagi Indonesia. 

 

"Kami senang ada kompetisi. Bagaikan gadis cantik yang diperebutkan dua pemuda. Kami ingin kompetisi yang fair, transparan dan terbuka," katanya.

 

Rizal menjelaskan terdapat tiga poin yang jadi pertimbangan dalam memilih investor untuk proyek seniali US$ 5,5 miliar tersebut. Pertama, tingkat keamanan dan kenyamanan dari kereta api cepat. Kedua, efesiensi pembiayaan proyek tersebut. Lalu, tingkat kandungan lokal dalam mengerjakan proyek tersebut.

 

"Kami juga melihat pengoperasian kereta api tersebut. Bagaimana secepat mungkin dikelola Indonesia, harus ada transfer teknlogi," kata Rizal.

 

Sayangnya, Rizal tidak menjelaskan lebih detail pengerjaan proyek kereta api cepat oleh Jepang dari sisi lama pengerjaan, biaya proyek hingga harga tiketnya. "Untuk detailnya nanti saja," kata Rizal.

 

Sebelumnya, China sendiri sudah menyatakan minatnya untuk proyek tersebut melalui kunjungan yang diwakili Xu Saoshi, Minister of the National Development Reform Comission setara dengan Menteri PPN pada pertengahan bulan ini (11/8).

 

China sendiri memperkirakan pembangunannya berlangsung selama tiga tahun. Rencananya, awal pembangunan proyek dilakukan pada September tahun ini.


 

Reporter: Januar Rizki

Editor: Dani Hamdani 

Januar
26-08-2015 13:05