Main Menu

Jokowi: Kita Baru Bicara Kereta Cepat, Negara Lain Sudah Bicara Hyperloop

Ervan
25-07-2017 15:42

Presiden Joko Widodo bersama Wapres Jusuf Kalla (Setpres/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) kabinet untuk membahas perkembangan pembangunan kereta cepat di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7). Dalam ratas tersebut, Jokowi mengeluhkan saat ini Indonesia tertinggal dalam hal transportasi massal.

 

"Saya ingin mengingatkan lagi bahwa dalam hal pembangunan dan pelayanan transportasi massal, terutama di kawasan perkotaan dan juga antarkota, kita harus menyadari bahwa kita jauh tertinggal dibandingkan negara-negara yang lain," katanya.

 

Untuk itu, dalam pembangunan transportasi massal, baik berupa Mass Rapid Transpit (MRT), Light Rapid Transit (LRT), dan yang lain-lainnya bangsa kita harus berani mengejar ketertinggalan. Menurutnya, Indonesia juga harus berpikir jauh kedepan karena teknologi transportasi saat ini sangat berkembang dengan cepatnya.

 

"KIta baru saja berbicara masalah high speed train (kereta cepat) tapi negara lain sudah bicara hyperloop. Oleh sebab itu kita jangan kehilangan momentum dan terkait dengan high speed train kita sudah bahas dalam beberapa kali pertemuan dan pada sore hari ini saya ingin mendengar laporan mengenai perkembangan di lapangan, baik untuk yang Jakarta-Bandung maupun juga untuk rencana Jakarta-Surabaya," ucapnya.

 

Sejumlah menteri seperti Menhub Budi Karya Sumadi sampai Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan hadir dalam ratas.


Reporter: Ervan Bayu

editor: Dani Hamdani 

 

Ervan
25-07-2017 15:42