Main Menu

Apersi Harap Pemerintah Segera Tentukan Zonasi Perumahan MBR

Dara Purnama
28-08-2017 20:55

Sejumlah pengurus teras Apersi (GATRAnews/DPU)

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Anton R Santoso berharap pemerintah segera menetapkan zonasi untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebagai mitra pemerintah untuk program satu juta rumah bersubsidi Presiden Jokowi, Apersi terkendala harga tanah yang naik setelah adanya pengembang yang membangun di kawasan tersebut.

"Kalau sudah ada pengembang yang membangun di satu kawasan, harga tanah sebelahnya lamgsung naik. Sehingga kalau mau beli tanah lagi sulit. Padahal pengembang perumahan MBR ini kan pengembang menengah ke bawah sehingga mereka setalah tanahnya dibangun, dijual baru bisa beli tanah lagi," kata Anton di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (28/8).

Penetapan zonasi untuk rumah MBR ini, lanjut Anton akan sangat membantu pengembang rumah MBR. Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah mengeluarkan peraturan di mana perbankan bisa membantu para pengembang rumah MBR untuk membeli tanah. "Saat ini kan  baru BTN, bank lain belum,"tuturnya.

Selain itu, Apersi juga berharap pemerintah membedakan bunga kredit konstruksi untuk rumah bersubsidi dengan kredit rumah komersial. Demikian juga dengan pengutanganbunga untuk KPL. "Dengan begini pengembang mendapatkan insentif," katanya.

Apersi sendiri telah mensuplai 50.000 hingga 60.000 unit rumah MBR dengan progtam Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pemerintahan Jokowi. "Kita sangat senang pemerintah saat ini tidak hanya membuat target tetapi juga melakukan upaya agar target tercapai," ujarnya.

Masalah yang terkadang timbul kata Anton tatkala pelaksanaan regulasi akan perumahan yang ada di lapangan. "Ketika regulasi sudah ditata dengan baik hanya saja pelaksanaan tidak semulus dengan apa yang kita harapakan. Namun niat baik pemerintah membuat regulasi yang kondusif untuk pengusaha properti harus kita apresiasi," katanya.

Apersi akan melaksanakan Munas ke-5 di Hotel Kempinski pada 28 hingga 29 Agustus 2017. Persoalan akan lahan dan pendanaan perbankan akan dibicarakan dalam Munas tersebut. Selain itu Munas akan memilih ketua umum yang baru di mana calon yang mengemuka ada dua orang yakni Endang Kawijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Sekjen DPP Apersi dan Hendro Rosanto yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umun DPP Apersi.


Reporter :DPU

Editor: Nur Hidayat

Dara Purnama
28-08-2017 20:55