Main Menu

Dari Kampung Arab Mengintip Gerhana 

Dani Hamdani
07-03-2016 11:11

Menteri Pariwisata Arief Yahya (GATRA)

TERUSAN >> Gerhana Matahari Total: Kado Semesta untuk Indonesia

 

Lalu, wisatawan domestik yang bergerak selama GMT ini sekitar 5 juta orang. Nah, kalau dihitung rata-rata per orang menghabiskan Rp 750.000 saja, maka total uang yang berputar Rp 3,5 trilyun. ''Jadi total kita dapat Rp 5 trilyun. Itu big money,'' kata Arief. Total event yang disiapkan 12 provinsi tersebut lebih dari 100. Top tiga event terbanyak adalah Palu, Bangka-Belitung, dan Sumatera Selatan. Di Sumatera Selatan ada acara nonton bareng di Jembatan Ampera. 

 

Di Jembatan Ampera digelar sarapan bersama menyambut GMT. Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi menutup jembatan Ampera mulai dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Cerita masyarakat Palembang lebih dipengaruhi budaya Cina, sehingga gerhana terjadi karena karena naga memakan matahari. 

 

Mitos ini digambarkan puluhan penari naga. Naga tersebut terbuat dari gabus berwarna putih sepanjang 18 meter, di dalamnya dihiasi dengan lampu lampion, sehingga terlihat mengeluarkan cahaya. 

 

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Irene Camalyn Sinaga, GMT yang melintasi Palembang digunakan untuk memperkenalkan kota air ini ke dunia. Berbagai promosi sejak 2015 telah dilakukan mulai dari media hingga mendatangkan komunitas blogger nasional dan internasional, seperti dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. 

 

''Ini momen yang sangat langka, sehingga menarik masyarakat, peneliti, dan wisatawan. Kami manfaatkan untuk lebih mengenalkan wisatawan agar bisa datang ke Palembang pada saat GMT,'' kata Irene. Hasilnya cukup ampuh. 

 

Sudah 12 negara yang memesan hotel melalui agen perjalanan. Ke 12 negara tersebut diantaranya dari Jerman, Amerika Serikat, Australia, dan Cina yang akan menyaksikan langsung GMT dari Kampung Arab sebagai pusat Destinasi Wisata di Palembang. 

 

''Dari Malaysia ada 130 orang yang pesan lewat pemerintahan. Mereka memilih lokasi di Jakabaring Sport City,'' katanya. 

 

Di Palembang sendiri ada beberapa titik untuk menyaksikan GMT, yaitu di Jembatan Ampera atau pelataran Benteng Kuto Besak, Jakabaring Sport City, objek wisata Kampung Arab, objek wisata Bukit Siguntang, Helipad Hotel Aryaduta dan Bandara Talang Betutu Palembang.  

LANJUT>> Pembuktian Relativitas Einstein di Takengon


Rohmat Haryadi, Flora Libra Yanti, dan Noverta Salyadi 

RAGAM, Majalah GATRA, No 18 Tahun XXII, Beredar Kamis, 3 Maret 2016

Dapatkan di toko buku terdekat, lewat GATRA KIOSK atau Toko Buku digital lain.

 

Dani Hamdani
07-03-2016 11:11