Main Menu

Arcandra Tahar Ciptakan Rekor Jabat Menteri Tercepat

Dani Hamdani
15-08-2016 21:29

Menteri ESDM Archandra Tahar (ANTARA/Agung Rajasa/HR02)

Jakarta, GATRANews - Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Menteri ESDM, Archandra Tahar,  dan menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, sebagai pelaksana tugas menteri ESDM.  

 

Hal itu dikatakan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8), malam, setelah sebelumnya Presiden memanggil Archandra Tahar ke Istana.

 

Pratikno, kepada pers dalam pernyataan pers khusus, tidak mengurai secara rinci sebab-musabab pemberhentian menteri itu. 

 

"Berlaku efektif mulai besok pagi," kata Pratikno, yang didampingi Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi. 

 

Ketika ditanya soal status kewarganegaraan Archandra Tahar, yang dikabarkan punya berkewarganegaraan Amerika Serikat, Pratikno tidak mau menjawab. "Silahkan tanya pada istitusi terkait," ujar Pratikno, yang segera masuk lagi ke ruang kerja Presiden.

 

Arcandra Tahar,  dilantik bersama beberapa menteri lain, pada seri perombakan keedua Kabinet Kerja, pada 27 Juli lalu. Arcandra, pria asli Sumatera Barat, dan menyelesaikan jurusan Tehnik Mesin ITB, lalu sejak 1996 melanjutkan kuliah di Texas, Amerika Serikat.

 

Setelah menyelesaikan gelar master dan doktor di bidang pengeboran minyak lepas pantai, Arcandra bekerja di beberapa perusahaan di Houston, Texas.

 

Pemegang beberapa paten bidang perminyakan itu nyaris tak diketahui, hingga tiba-tiba muncul ke publik pada saat pengumuman dan pelantikan sebagai Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said. 

 

Pada Sabtu (13/8) pekan lalu, tiba tiba nama Arcandra menjadi viral, dengan tuduhan cukup serius. Dikabarkan memiliki dua kewarganegaraan saat dilantik sebagai Menteri, sehingga dia harus mundur.

 

Sempat dikabarkan Arcandra sudah menghadap presiden pada Sabtu pagi dan menyampaikan dirinya akan mengundurkan diri. Namun kabar itu juga tak ada klarifikasi. 

 

Seharian tanpa ada konfirmasi, baru pada Minggu pagi, Arcanda memberi konfirmasi bahwa dia masih memegang paspor Indonesia. Lalu pada saat hampir bersamaan, Mensesneg Prayitno juga memberikan klarifikasi bahwa Arcandra pemegang paspor Indonesia.

 

Senin siang, Menkopolhukam Wiranto, di Istana menyampaikan dirinya akan menjelaskan duduk perkara Arcandra pada wartawan. Wiranto berjanji memberi penjelasan pada hari ini, namun belum menjelaskan waktu dan tempatnya. Hingga sekitar pukul 9 malam ini Prayitno mengumumkan Arcandra Tahar diberhentikan dengan hormat.

 

Inilah untuk pertama kali menteri diberhentikan begitu cepat, kurang dari sebulan menteri itu bekerja. Juga dengan alasan dwi kewarganegaraan.


Editor: Dani Hamdani  

Dani Hamdani
15-08-2016 21:29