Main Menu

Pengamat: ’Poros Cikeas’ Lahir Karena Kecewa Gerindra-PKS 

Ervan
22-09-2016 13:05

Pengamat Politik dari Indobarometer Muhammad Qodari (GATRAnews/Ervan Bayu/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Pengamat Politik dari Indobarometer M. Qodari menilai lahirnya 'poros Cikeas' yang digalang oleh Partai Demokrat, PPP, PAN dan PKB karena merasa kecewa dengan manuver Gerindra dan PKS. 

Seperti diketahui Gerindra dan PKS gencar mengusung nama Sandiaga Uno, sedangkan PKS ingin mengusung kadernya Mardani Ali Sera sebagai cawagub bagi Sandiaga. Hal itulah yang menurut Qodari menjadi pangkal kekecewaan 'poros Cikeas'. 


"Jadi sebenarnya parpol yang bertemu semalam kita sebut saja 'poros Cikeas' kecewa dengan Gerindra dan PKS yang sudah mencalonkan sendiri. Mereka tak diajak berdiskusi," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9). 


Qodari menilai bila ingin mengusung calon untuk menantang Ahok, 'poros Cikeas' sebaiknya mengusung calon yang juga kepala daerah atau mantan kepala daerah karena bisa sudah teruji kemampuannya dalam memimpin daerah. 


"Baiknya pilih dari unsur kepala daerah, selain bisa dikomparasi juga sudah terbukti track recordnya," lanjut Qodari. 


Dari nama-nama calon yang beredar, Qodaei mengungkapkan jika nama Yusril Ihza Mahendra dan Anies Baswedan berpeluang untuk diusung karena memiliki latar belakang dan basis pendukung yang kuat. 


"Kalau Yusril dia kental sekali keislamannya ya, kalau Anies dia kan punya komunitas Islam modern dan juga punya penggemar tersendiri. Atau ada pula katanya Pak Agus Yudhoyono, tapi itu masih misteri Cikeas. Kita tunggu saja," ucapnya. 


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat 

 

 

Ervan
22-09-2016 13:05