Main Menu

Kemendagri Minta Pemda Petakan Daerah Rawan Konflik Pilkada

Abdul Rozak
27-09-2016 20:11

DKI Jakarta (ANTARA/Muhammad Adimaja/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Dalam Negeri ‎menugaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memetakan daerah rawan konflik di Pilkada DKI 2017. Daerah rawan konflik pilkada akan mendapat tambahan pengamanan.


Direktur Fasilitasi Kepala Daerah Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik menuturkan seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia yang menyelenggarakan pilkada harus memetakan daerah rawan. Sebanyak 101 daerah ikut dalam pilkada serentak putaran kedua di 2017.

"Isu krusial harus diantisipasi sejak dini. Jadi harus memetakan potensi konflik yang mungkin terjadi," kata Akmal saat melakukan teleconference dengan beberapa daerah yang menggelar pilkada serentak, Selasa (27/9).

Akmal menambahkan pemetaan ini diperlukan untuk penempatan petugas keamanan. Namun diharapkan Pilkada 2017 bisa berjalan dengan baik dan lancar, tanpa adanya konflik. ‎

"Kami harap semuanya bisa berjalan dengan lancar. Beberapa daerah yang melaporkan persiapan pilkada ini saya lihat sudah cukup baik," ucapnya.

Menurut Akmal, teleconference ini dilakukan untuk melihat kesiapan daerah terhadap pelaksanaan pilkada serentak pada 2017 mendatang. Selain DKI beberapa daerah yang melakukan teleconference seperti Jawa Barat, Aceh, Yogyakarta, Banten, Sulawesi Utara, Bali, serta Lampung.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
27-09-2016 20:11