Main Menu

Aksi Bela Islam III, Habib Rizieq: Karena Ahok tidak ditahan

Aditya Kirana
18-11-2016 12:48

Jakarta, GATRANews - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI menyatakan akan menggelar aksi bela Islam jilid III pada 2 Desember mendatang. Hal ini diungkapkan sejumlah petinggi GNPF, salah satunya adalah Habib Rizieq Shihab, dalam konferensi pers yang dilaksanakan di AQL Islamic Center, di Tebet, Jakarta Selatan, Jum'at (18/11).

 

Aksi ini, ujar Habib Rizieq, adalah langkah GNPF MUI untuk mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. "Karena Ahok tidak ditahan, GNPF MUI memutuskan untuk kembali menggelar aksi Bela Islam III pada Jumat 2 Desember 2016," ujar pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

 

Aksi ini, yang bertepatan dengan hari Jum'at Kubro dan juga Maulid Akbar, maka akan dilaksanakan shalat Jum'at di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin, dari Semanggi hingga Istana Negara dengan posisi Khatib di Bunderan Hotel Indonesia. “Bentuk aksinya adalah aksi ibadah gelar sajadah. Jadi ini aksi super damai,” katanya.

 

Peserta yang ingin mengikuti aksi ini harus memiliki komitmen untuk tetap menjaga kedamaian dan berjalan dalam koridor konstitusi. Bentuk agenda aksi yang akan digelar ini adalah istighosah, doa untuk keselamatan negeri dan pembacaan al-Qur'an. “Karena ini merupakan aksi ibadah,” katanya.

 

Tema utamanya adalah tegakkan hukum kepada penista agama dan pelindungnya. “Kami mengundang seluruh masyarakat lintas mazhab dan aliran, lintas suku dan agama untuk ikut mendukung aksi bela Islam III,” katanya.


Reporter: Aditya Kirana

Editor: Dani Hamdani 

Aditya Kirana
18-11-2016 12:48