Main Menu

Humprey Bantah Ahok Bakal Polisikan Ma'ruf Amin

Ervan
01-02-2017 09:12

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membantah akan memperkarakan Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin ke polisi. Kyai sepuh itu bersaksi di persidangan Ahok yang ke delapan, Selasa (31/1) kemarin. 

 

Ancaman Ahok bakal memperkarakan Ma'ruf Amin di persidangan ditujukan untuk saksi pelapor secara umum. Tim kuasa hukum Ahok mengatakan Ma'ruf Amin, bukan saksi pelapor. 

 

"Statement Pak Ahok yang mengatakan 'kami akan proses secara hukum saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap' ditujukan kepada saksi-saksi pelapor pada persidangan yang lalu, dan bukan kepada KH Ma'ruf Amin dan beliau bukan saksi pelapor," ujar anggota tim kuasa hukum Humprey R Djemat dalam keterangan pers-nya, Rabu (2/1). 

Baca Juga:

Pengacara Ahok Minta Hakim Tetapkan Ma'ruf Beri Keterangan Palsu

Pengacara Ahok Punya Bukti, SBY Telepon Ma'ruf untuk Terbitkan Fatwa Soal Ahok

Tim Kuasa Hukum Ahok Cecar Ma'ruf Amin soal Kedekatan dengan SBY

 

Humprey menegaskan tidak mungkin pihaknya memperkarakan Ma'ruf Amin karena mengeluarkan sikap dan pendapat keagaman MUI terkait Al Maidah 51. Politisi PPP ini menyebut saksi pelapor yang akan dipolisikan antara lai  Habib Novel dan Habib Muchsin. 

 

Humprey menuding ada pihak sengaja memperkeruh suasana pasca kesaksian Ma'ruf Amin di pengadilan. Ahok, sambung Humprey, dibenturkan dengan NU dan Nahdiyin. 

 

"Kami sangat menyayangkan gencarnya pemberitaan yang menyesatkan seolah-olah Pak Ahok mau melaporkan KH Ma'ruf Amin dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum MUI. Apalagi ada oknum menuding yang pernyataan Pak Ahok dianggap melecehkan integritas PB NU dan kaum nahdliyin," pungkasnya.


Reporter: Ervan Bayu dan Abdul Rozak

Editor: Dani Hamdani 

 

 

Ervan
01-02-2017 09:12