Main Menu

Pilkada Dua Putaran, PDIP Salahkan Nasdem, Hanura dan Golkar

Abdul Rozak
18-02-2017 13:40

Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan (GATRAnews/Adi Wijaya)

Jakarta, GATRAnews - Basuki T. Purnama-Djarot Saiful Hidayat tidak menang dalam satu putaran, PDIP salahkan Partai Nasdem, Golkar dan Hanura. Ketiga partai pengusung itu dinilai tidak maksimal atau all out menggarap suara warga Jakarta.

 
"Kami melihatnya seperti itu (tidak all out), kalau berpegangan pada pileg saja sudah kita 49% antara PDIP, Golkar dan Nasdem," kata Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2).

Trimedya menyebut Partai Golkar tidak maksimal ketika awal mendukung Ahok (Basuki)-Djarot, 'kencang' di akhir masa kampanye. Dua partai lainnya kurang merangkul masyarakat.

Seharusnya Golkar, Hanura dan Nasdem mencontoh PDIP untuk menggarap suara di akar rumput dan masyarakat. PDIP punya tim internal dan eksternal pada Pilkada DKI Jakarta 2017. 

"Jadi harusnya benar-benar digarap. Karena kebiasaan PDIP ada internal dan eksternal ini kita garap betul, sehingga bisa sinergi," sambungnya.

Trimedya menegaskan jika ketiga partai bekerja dengan all out dan maksimal, maka Ahok-Djarot dapat menang dalam satu putaran. PDIP berharap kelemahan-kelamahan tiga partai pengusung itu tidak terjadi lagi di putaran kedua.

"Kita berharap semua partai masif lah ke bawah. Kalau ini bisa dilakukan kita bisa mencuri para pendukung nomor tiga dan optimis menang di putaran kedua," pungkasnya.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
18-02-2017 13:40