Main Menu

Ini Isi Lengkap Pidato Raja Salman di DPR RI

Wem Fernandez
02-03-2017 16:22

 
Jakarta, GATRAnews - Lawatan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Kamis (2/3) siang ini  berlangsung singkat. Hanya sekitar 30 menit, sejak kedatangannya pukul 13.05 WIB, sang Raja langsung meninggalkan lokasi. 
Meski singkat, kedatangan Raja Salman menarik animo yang begitu tinggi dari masyarakat yang berada di sekitar gedung parlemen. Beberapa titik yang disiapkan Kesekjenan DPR RI digunakan sebagai tempat untuk menyaksikan langsung pidato kenegaraan olehnya.
 
Acara dimulai dengan menonton tayangan kunjungan Raja Faisal, kakak Raja Salman, saat berkunjung ke tanah air pada 1970. Raja Faisal disambut meriah oleh Presiden Soeharto yang belum lama naik ke tampuk kekuasaan.
 
Setelah tayangan sekitar 10 menit, dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPR Setya Novanto. Pidato yang dicampur dengan bahasa Arab kaku itu banyak mengundang senyum hadirin.
 
Gilliran berikutnya pidato Raja Salman yang berlangsung tak lebih dari 3 menit.
 
 
Berikut isi lengkap pidato Raja Salman dalam versi Indonesia.
 
Segala puji bagi Allah, Shalawat dan salam disampaikan kepada Rasulullah. Yang mulia Bapak Ketua DPR RI.
 
Saudara-saudariku yang terhormat
 
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
 
Izinkan saya untuk mengawali sambutan saya ini dengan menyampaikan penghargaan kami yang setinggi-tingginya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia yang bersahabat, atas keramahan dan sambutan hangat, seraya menyampaikan perasaan bahagia atas keberadaan saya bersama para hadirin sekalian.
 
Sesungguhnya kunjungan ke negara yang mulia kali ini yang diawali dengan kunjungan serupa yang telah dilakukan oleh saudara saya yang mulia bapak Presiden ke Kerajaan Arab Saudi dan saling tukar menukar kunjungan antara pejabat tinggi di kedua negara, ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kerjasama di seluruh bidang yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua bangsa kita yang bersahabat.
 
Para hadirin sekalian
 
Sesungguhnya tantangan yang kita hadapi, khususnya bagi umat Islam dan dunia secara umum, seperti fenomena terorisme, benturan peradaban (The Clash Of Civilization) tidak adanya penghormatan terhadap kedaulatan negara serta melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri nya telah mengharuskan kita untuk menyatukan barisan dalam menghadapi tantangan ini serta melakukan koordinasi dalam melakukan berbagai upaya dan sikap yang dapat memberikan manfaat bagi kepentingan kita bersama serta keamanan dan perdamaian dunia.
 
Penutup, saya ingin menyampaikan apresiasi atas peran dewan yang terhormat dalam meningkatkan hubungan antara kedua negara kita yang bersahabat di seluruh bidang, saya juga memberikan apresiasi atas penandatanganan sejumlah kesepakatan dan MOU antara kedua negara dalam kunjungan kali ini.
 
Saya berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Semoga senantiasa memberikan Taufik dan Ridhonya kepada kita sekalian.
Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo
 

 

Wem Fernandez
02-03-2017 16:22