Main Menu

Skandal Korupsi e-KTP, Mendagri Siap Bersaksi di KPK

Wem Fernandez
07-03-2017 16:41

Jakarta, GATRAnews - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengaku siap memberikan kesaksian jika dibutuhkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam membongkar kasus suap pengadaaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

 
Sebanyak dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni, eks Dirjen Dukcapil Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Sugiharto. Saat proyek e-KTP berlangsung, Irman menjabat kuasa pengguna anggaran, sedangkan Sugiharto sebagai pejabat pembuat komitmen.
 
“Sebagai warga negara siap untuk memberikan dukungan. Kami terus membantu,” tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/3).
 
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga tidak tahu banyak soal kasus ini pasca menjabat sebagai Mendagri. Sebab, kesibukannya setelah menjabat adalah optimal dalam melayani masyarakat.

“Begitu saya jadi menteri saya fokus aja kok untuk pembenahan ke dalam, bagaimana melayani masyarakat untuk bisa lebih optimal, agar orang bisa mudah untuk dapat KTP dan sekalian mulai jalan. Retribusi kita pangkas,” kata Tjahjo.
 
Dalam kurun waktu tiga tahun ini, KPK telah memeriksa kurang lebih 283 orang dari berbagai profesi sebagai buntut dari ‘nyanyian’ eks anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Muhamad Nazaruddin, yang jadi wistleblower kasus ini.
 
Nama tersebut di antaranya, Ketua DPR RI Setya Novanto, mantan Menkeu Agus DW Martowardojo (kini Gubernur BI), mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mantan Mendagri Gamawan Fauzi, Komisi II DPR yang kini menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR RI, Muhammad Jafar Hafsah.
 
Kemudian Politikus PDIP, yang kini Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly juga pernah dua kali dipanggil untuk diperiksa penyidik KPK.


Reporter: Wem Fernandez 
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
07-03-2017 16:41