Main Menu

Fahri Hamzah; Pro-Kontra Angket KPK Itu Biasa

Wem Fernandez
28-04-2017 20:31

Fahri Hamzah (Gatra/Ardi Widi Yansah/AK9)

Jakarta,GATRAnews - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah menilai, munculnya pro dan kontra soal hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah hal yang lumrah. Rapat paripurna DPR, Jumat, (28/4) tadi, telah menyetujui penggunaan salah satu hak istimewa para wakil rakyat tersebut. 
 
 
"Yah biasa kan di DPR ini pro dan kontra. Kalau perbedaan pendapat saya kira itu biasa-biasa aja. Di dalam politik kita berbeda pendapat itu biasa. Di DPR, disemua negara seperti itu, apalagi ada kebebasan untuk berbicara," jelas Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. 
 
 
Jalannya paripurna DPR diwarnai sedikit kericuhan kala Fahri selaku pimpinan sidang, mengetuk palu tanda persetujuan penggunaan hak angket. Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muzani, bahkan maju dan menyampaikan protes kepada pimpinan. 
 
 
Namun, seruan itu tak diindahkan sebab sebelum palu persetujuan di ketok, Fahri sudah menanyakan pendapat masing-masing fraksi. Hanya ada tiga fraksi yang menolak penggunaan angket KPK, yakni Demokrat, Gerindra dan PKB. Respon atas persetujuan tersebut, anggota Fraksi Gerindra walk out. 
 
 
"Saya kira sikap Fraksi Gerindra jelas tapi kita juga ikut menghormati apa yang sudah menjadi keputusan. Kita  melihat bahwa semua yang menjadi catatan interupsi dan juga penolakan harus menjadi bagian, dan fakta dalam paripurna," tegas dia. 
 
 
Pengusul hak angket tetap pada formasi awal usai rapat Badan Musyawarah (Bamus), Kamis, (27/4) kemarin hingga rapat paripurna berlangsung, yaitu 25 anggota yang berasal dari 8 fraksi. Soal kelanjutan dari angket ini, Fahri juga belum memastikan. 
 
 
Sebab, jika hak angketbtelah disetujui maka masing-masing fraksi akan megirimkan utusan untuk mempelajari lebih jauh angket tersebut. 
 
 
"Yah nantilah kita lihat dulu sekaligus  kita lihat pandangan, baru kita koordinasi," tutup dia. 
 
 
Reporter : Wem Fernandez 
Wem Fernandez
28-04-2017 20:31