Main Menu

Begini Antisipasi Penyebaran Ransomware Wannacry

Ervan
14-05-2017 12:42

Mencegar penyebaran malware Wannacry (Dok GATRAnews/Menkominfo)

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemekominfo) mengimbau semua pihak untuk mewaspadai penyebaran malware khususnya ransomware jenis WannaCRY. Malware jenis baru ini telah menyebar di berbagai negara termasuk Indonesia. Lalu bagaimana penyebarannya?

 

Kemenkominfo menjelaskan, Wannacry menginfeksi sebuah komputer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB dan bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows lain pada jaringan yang sama.

 

Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini, apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama, memiliki potensi terinfeksi atau menghadapi ancaman Wannacry. 

 

Kemudian Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi.

 

Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin (mata uang dunia maya) yang setara dengan 300 dollar Amerika. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Disamping itu juga memberikan tengat waktu terakhir pembayaran, dan denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

 

Kemenkominfo juga telah memberikan pedoman langkah-langkah pencegahan. Menkominfo Rudiantara menyebut, yang dilakukan pihaknya hanya sebagai langkah keamanan siber yang standar, implementasinya bisa dikembangkan oleh para praktisi teknologi informasi (IT) institusi, perusahaan atau lembaga masing-masing.

Langkah langkah  untuk antisipasi penyebaran Malware Wannacry (DOk GATRAnews/Menkominfo)
Langkah langkah untuk antisipasi penyebaran Malware Wannacry (Dok GATRAnews/Menkominfo)

 

"Standarnya kita berikan, semua harus mengikuti standar cyber security yang dikeluarkan Kominfo. Yang dibuat Kominfo semuanya standar, kemudian implementasinya selalu bergerak dinamis. Ada yang mau level security-nya level 5 ya silakan, ada yang mau sampai level 3 ya silakan, tapi Kominfo mengatakan, memang harus level 3 misalkan," katanya dalam konferensi pers Kemenkominfo di Bakoel Kopi, Cikini, Jakarta, Minggu (14/5).

 

Tindakan Pencegahan sebelum infeksi :

 

Lakukan beberapa langkah berikut untuk tindakan pencegahan dari terinfeksi malware ransomare jenis wannacry,

  1. Cabut Kabel LAN/Wifi
  2. Lakukan Backup Data
  3. Update Anti-Virus
  4. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
  5. Jangan mengaktifkan fungsi macros
  6. Non aktifkan fungsi SMB v1
  7. Block 139/445 & 3389 Ports
  8. Ulangi, selalu backup file file penting di komputer anda dan di simpan backupnya ditempat lain

 

Tindakan Setelah Infeksi :

 

Saat ini belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file file yang sudah terinfeksi wannacry. Akan tetapi memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran wannacry ke komputer lain yang rentan vulnerable. 

 

Sebagai tambahan yang sangat penting, ID-SIRTII menghimbau agar pada hari Senin besok dan kantor akan buka, mohon diwaspadai ancaman ini dan melakukan hal-hal sebagai berikut :

    • Agar PC-PC dan bentuk Komputer Personal dan Jaringan lainnya jangan terhubung ke LAN dan Internet dulu,
    • Terlebih dahulu lakukan backup data penting,
    • Pastikan software anti virus sudah update serta security patch yang disarankan oleh microsoft dilakukan terlebih dahulu.

 

 

"Gini, kalau namanya cyber security itu memitigasi, menurunkan resiko tidak ada resiko yang 0% sama sekali, cyber security itu kalau ada yang mendobrak itu belum tentu orang dari luar, yang break dari sisi aplikasinya, belum tentu orang luar, jadi tidak ada yang 100%, paling 99,999% lah. Ya itu minimum standar," terang Chief Rudi, sapaan akrab Menkominfo.


Reporter: Ervan Bayu

editor: Dani Hamdani 

 

Ervan
14-05-2017 12:42