Main Menu

Pidato Victor Laiskodat Bisa Picu Konflik Agama di NTT

Abdul Rozak
04-08-2017 14:07

Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Victor B. Laiskodat (dok.partainasdem.id/AR7)

Jakarta, GATRAnews - Pidato Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Victor B. Laiskodat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dikhawatirkan dapat memicu konflik agama di provinsi itu. Terlebih NTT akan melaksanakan pilgub di tahun 2018.


Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik mengatakan, pidato itu adalah hasutan dan provokasi bagi warga NTT. Hal itu sangat membahayakan.

"Provokasi itu (pidato Victor) berbahaya karena membangun kesalahpahaman yang dapat memicu konflik agama di NTT," ujar Rachland di Jakarta, Jumat (4/8).

Dalam pidato itu, Victor menyinggung soal negara khilafah. Victor khawatir khilafah mengharuskan masyarakat untuk memeluk agama Islam.

"Mengerti negara khilafah? Semua wajib solat, termasuk Anda semua yang di gereja, mengerti? Negera khilafah tidak boleh ada perbedaan, semua harus solat," ujar Viktor pada menit ke-1 detik 03.

Diberitakan, video pidato Victor Laiskodat berdurasi 2 menit 5 detik ramai dibicarakan di media sosial. Dalam video itu Victor mengenakan ikat kepala dan sarung khas NTT.

Victor mengungkapkan pendirian soal negara khilafah oleh kelompok-kelompok anti-Pancasila yang intoleran dan ekstremis. Ia menyebut kelompok itu didukung empat partai politik antara lain PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
04-08-2017 14:07