Main Menu

Hujan Deras Warnai Upacara Kemerdekaan HUT RI di Belanda

Nur Hidayat
18-08-2017 12:44

Upacara 17 Agustus di DeN Haag (Gatra/Yuke Mayaratih/yus4)

Den HaagGATRAnews - Tak kurang dari 600 warga Indonesia yang menetap dibelanda dan juga tamu undangan kenegaraan menghadiri Upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 72, di Wassenaar Den Haag Belanda (17/8).

Meskipun panitia sudah menyediakan tenda ekstra bagi masyarakat yang hadir, namun banyak juga warga yang datang dengan membawa payung. Maklum ramalan cuaca mengatakan pada pukul 10 pagi hingga sore waktu setempat akan turun hujan lebat.

Barisan pengibar bendera, pemimpin upacara, duta besar RI untuk kerajaan Belanda, I Gusti Wesaka Puja dan inspektur upacara Atase Laut. Kolonel Laut (P) Azwan Yusuf akhirnya basah kuyub. Namun upacara berjalan khidmat.

Usai upacara, warga yang kedinginan langsung menyerbu minuman panas seperti teh dan kopi yang disediakan panitia. Juga bakso, sop konro dan sate.

Selain hidangan, warga yang datang juga disuguhkan aneka tarian, aubade dan pencak silat yang dibawakan pelajar siswa dari sekolah Indonesia Den Haag.

Mereka tampil bersemangat meski dibawah guyuran hujan yang terus menerus. Hujan ternyata juga tak mengurangi kegembiraan warga terlihat bersemangat berjoget diiringi lagu goyang Maumere, yang lagi hits dikalangan warga Indonesia di Belanda. Bahkan mereka membawa payung sambil bergoyang.

Duta Besar Puja mengatakan, baru pertama kali merasakan upacara ditengah hujan, dengan panggung tanpa atap. “Meskipun basah kuyub seperti ini, saya bersyukur upacara kali ini tidak mengurangi khidmat dan berjalan lancar.” katanya.

Dari salah satu tamu undangan, tampak DR.Ir Dwi Hartanto hadir. Pada hari itu juga ia baru saja tiba dari jerman, khusus untuk mengikuti upacara HUT RI di Den Haag. Ia mendapat penghargaan khusus dari Duta Besark arena prestasinya yang mengharumkan nama bangsa, melalui prestasi di kancah internasional.

Ia mendapat julukan "si Jenius" , generasi penerus Habibie karena memenangkan kompetisi riset dan teknologi tingkat dunia. Pada akhir acara, warga tak mau kehilangan moment untuk foto bersama duta besar dan juga berebut ingin berfoto dengan Dwi Hartanto.


Laporan: Yuke Mayaratih

Editor: Nur Hidayat 

Nur Hidayat
18-08-2017 12:44