Main Menu

Paskibra Den Haag: Selfie Dadakan dengan PM Belanda Mark Rutte

Nur Hidayat
19-08-2017 09:58

PM Belanda Mark Rutte bersama anggota Paskibra Den Hagg (GATRAnews/dok)

Den Haag, GATRAnews - Tak disangka-sangka, salah satu keuntungan menggunakan seragam Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) di luar negeri adalah mendapat kesempatan ngobrol, berfoto ria bersama orang nomor satu dalam pemerintahan belanda, yaitu Perdana Menteri (PM) Mark Rutte. “Ini adalah pengalaman yang menarik,” ujar Varel Pranowo Kadarusman, pemimpin Paskibra KBRI Den Haag.

“Sebenarnya kami enggak sengaja bertemu dengan PM Mark Rutte. Awalnya, kami rombongan Paskibra yang masih berseragam lengkap ini, memang berencana akan berfoto di depan gedung parlemen Belanda, yaitu Het Binnenhof. Kami ber -11, karena 9 orang lainnya harus pulang ke rumah masing-masing," katanya.

Het Binnehof adalah Komplek bangunan parlemen di pusat kota Den Haag, tempat kerjanya PM Mark Rutte. Setelah berfoto ria di halaman depan Het Binnenhof, mereka ingin melihat bagian dalam komplek itu sekalian foto-foto lagi di sana. "Soalnya kan seru aja berfoto di situ dengan seragam Paskibra," kata Varel, siswa kelas 12 jurusan IPA.

“Nah, saat kami melintas di dalam kompleks itu, salah satu dari kami melihat Mark Rutte sedang berjalan menuju gedung lain. Hei itu ada Mark Rutte, tanpa berpikir panjang, kami setengah mengejar dia dan minta waktu untuk foto bersama," kata Varel. 

Tak disangka, Mark Rutte menyempatkan diri ngobrol sambil berjalan. Maklum orang sesibuk Mark Rutte tentu punya jadwal yang ketat. Rutte malah banyak bertanya, kepada mereka. Kalian dari mana? Ini pakaian apa dan mengapa menggunakan seragam ini? Pasukan putih itu pun pun menjelaskan satu –satu pertanyaan Rutte.

Dalam pertemuan singkat itu, Rutte bahkan sempat mengatakan harapannya agar hubungan antara Indonesia dan Belanda kedepannya semakin erat. Paskibra pun mengambil kesempatan untuk foto bersama. "Semoga sukses," kata Rutte tersenyum ramah. 

“Perasaan kami tentu saja excited!," kata Varel. "Kami juga bangga menggunakan seragam ini, bukan saja karena bisa menjelaskan kepada PM Rutte bahwa ini adalah baju khusus dan resmi untuk upacara 17 Agustus, yaitu hari kemerdekaan Indonesia," katanya.

Namun, saat pergi dan pulang ke Het Binnehof, anggota Paskibra juga menjadi perhatian warga lokal. “Ada yang bertanya, kalian dari mana dan mengapa pakai baju seperti itu. Nah disitulah kami menjelaskan kepada mereka tentang hari kemerdekaan Indonesia. Kalau ada orang Indonesia yang berpapasan di jalan, pasti memberi senyum dan langsung mengatakan, Ooh tadi kalian habis ikut upacara di KBRI ya..?" tuturnya lagi.


Repoter: Yuke Mayaratih

Editor: Nur Hidayat

Nur Hidayat
19-08-2017 09:58