Main Menu

Bahan Baku Tercemar DNA Babi, Produsen Viostin DS Minta Maaf

Abdul Rozak
06-02-2018 17:00

PT Pharos Indonesia

Jakarta, Gatra.com - Pharos Indonesia meminta maaf dengan temuan DNA babi dalam produk yang mereka produksi yaitu Viostin DS. Pharos akui bahan baku  utama Viostin DS yaitu chondroitin Sulfate telah tecemar DNA babi.

"Kami sangat menyesalkan hal ini terjadi. Untuk itu, kami minta maaf kepada seluruh konsumen dan masyarakat Indonesia atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Director of Corporate Communications PT Pharos Indonesia Ida Nurtika di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).

Chondroitin sulfate berasal dari sapi yang diimpor perusahaan asal Spanyol dengan serifikat halal yang diakui Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pharos sesalkan bahan tersebut tercemar DNA babi.

Viostin DS diproduksi sejak 10 tahun lalu oleh Pharos Indonesia Selama itu, sambung Ida, tidak pernah menggunakan bahan baku atau mengandung DNA babi.

"Kami yakin bukan mengandung (DNA babi) tetapi ada pencemaran. Karena dari awal itu hasilnya negatif. Tetapi setelah diuji kembali BPOM muncul hasil yang samar. Maka dari itu kami sangat kecewa dan dirugikan oleh perusahaan itu," kata Ida.

Produk Viostin DS telah ditarik dari pasaran sejak akhir November 2017. Seluruh produk akan bersih dari pasaran diperkirakan dalam waktu enam bulan karena wilayah Indonesia yang sangat luas.

Selain menarik produk, Pharos Indonesia telah menghentikan seluruh produksi serta promosi dan penjualan. Ida menambahkan produk yang ditarik kemudian dimusnahkan dihadapan petugas BPOM.

Ida mengimbau konsumen yang masih memiliki Viostin DS untuk mengembalikan ke outlet tempat mereka membeli dan dapat pengganti. "Kami akan ganti produk Viostin DS," pungkasnya.

Apabila konsumen memiliki pertanyaan atau kesulitan dalam pengembalian produk tersebut, mereka dapat menghubungi nomor layanan pelanggan kami di 08-111-666-973 atau 0857-7625-2272.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Abdul Rozak
06-02-2018 17:00