Main Menu

wakil ketua PAN: Luhut Jangan Baper

Wem Fernandez
20-03-2018 13:59

 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Antara/Dhemas Reviyanto/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Reaksi keras Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan terhadap kritik yang dilayangkan mantan Ketua MPR Amien Rais terhadap pemerintahan Joko Widodo dinilai terlalu berlebihan. Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan meminta  Luhut untuk tidak terlalu reaktif atas kritik Amien Rais. “Menurut saya enggak usah terlalu baper (bawa perasaan), saling mengancam akan dibuka dosa-dosanya. Kan kita sesama manusia? Bagaimana bisa saling membuka dosa? Kita bukan malaikat munkar dan nakir,” ujar Taufik. 

 

“Pak Luhut enggak sholat, Pak Amien kan sholat. Gimana malaikat Pak Luhut bisa mengecek dosanya Pak Amien yang muslim. Susah nanti enggak selesai selesai,” ujar Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, (20/3). 

 

Menurut Taufik,  Amien Rais tak bermaksud menyerang pemerintahan Joko Widodo. Ia menyebut sepak terjang Amien Rais sudah dipahami orang sejak dulu. Amien  sudah ‘rajin’ melakukan kritik tajam terhadap pemerintah, sejak zaman presiden Abdurahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan, Amien sudah mengritik pemerintah sejak era  orde baru. 

 

“Jadi anggaplah itu sebagai cambuk, anggaplah ini siapa pun pemerintahannya tidak hanya pak Jokowi saja. Dalam konteks konstitusional selalu diingatkan.  Nah (Sertifikat tanah) ini baru satu segmen belum nanti masalah-masalah lain, ini tentunya kita tempatkan Pak Amien Rais sebagai tokoh bangsa,” terang Taufik. 

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Luhut  geram dengan kritikan yang dilontarkan Amien Rais terhadap Presiden Joko Widodo. Amien menyebutkan program bagi-bagi sertifikat tanah yang dilakukan Jokowi, ngibul belaka. 

 

Meskipun tak menyebut langsung nama Amien Rais, Luhut sempat  mengancam akan membuka dosa-dosa orang yang suka mengkritik pemerintahan Joko Widodo. Luhut meminta orang tersebut  sebaiknya diam saja, karena bukanlah tokoh yang bersih.  "Dosamu banyak juga kok. Sudahlah diam saja lah. Yang lalu, lalu, kita lihat ke depan. Tetapi, jangan main-main, kita juga bisa cari dosamu kok. Memang kau siapa," tegas Luhut. 

 


Reporter : Wem Fernandez

Editor: Hendri Firzani 

 

Wem Fernandez
20-03-2018 13:59