Main Menu

Gerindra Santai Tanggapi ‘Manuver’ Politisi Senior PKS

Wem Fernandez
17-04-2018 18:53

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.(Dok. ANTARAnews/re1)

Jakarta, Gatra.com  - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi santai ‘manuver’ politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil. Seperti diberitakan sebelumnya, Nasir memprediksi tiket ketua umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden akan diserahkan kepada mantan panglima TNI, Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo. 

 
Selain itu, Nasir juga bertemu dengan relawan Gatot Nurmantyo untuk Rakyat (GNR) di sebuah kafe di Jakarta untuk mendukung Gatot maju di Pilpres 2019 mendatang. Sikap Nasir ini tentu saja menjadi pertanyaan banyak pihak, mengingat PKS diperkirakan akan melanjutkan koalisinya dengan Gerindra di pilpres 2019 mendatang. “Ya kita juga enggak bisa larang kecuali, mungkin itu PKSnya yang bisa larang, kalau kita enggak bisa. Namanya juga demokrasi,” terang Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, (17/4). 

 

Hubungan PKS dan Gerindra bisa dikatakan ‘mesra’ dalam beberapa tahun belakangan ini. Setelah sukses menduetkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta, koalisi kedua partai ini kemungkinan besar akan berlanjut di level nasional dengan mengusung kembali Prabowo sebagai calon presiden. 

 

Manurut Dasco, selama belum ada pernyataan resmi koalisi dengan PKS, maka manuver tersebut adalah hal yang wajar. Tetapi Gerindra, usai menggelar Rakornas, telah resmi mengusung ketua umum partainya untuk maju.  “Gerindra sudah jelas, kemarin bahwa forum pengambilan keputusan amanah dari  Rakornas itu jelas-jelas memberikan mandat kepada Pak Prabowo untuk jadi capres dari Gerindra. Itu enggak ada kemudian memberikan kewenangan atau memberi tiket capres selain prabowo. Itu yang pasti,” tegas Dasco.


 


Reporter : Wem Fernandez

Editor: Hendri Firzani

Wem Fernandez
17-04-2018 18:53