Main Menu

Soal Pertemuan Jokowi dengan PA 212, Ini Kata Fadli Zon

Wem Fernandez
25-04-2018 13:56

Aksi damai 212 di Monas (GATRA/Arwi Widi Yansah/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) rupanya menggelar pertemuan tertutup dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Pertemuan yang terkesan diam diam itu digelar pada Minggu, (22/4), kemarin, di Istana Bogor.  

 


Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, pertemuan Presiden dengan para tokoh islam tersebut adalah hal yang lumrah. Informasi yang dia peroleh, PA 212 hendak menanyakan komitmen Jokowi unuk tidak mengkriminalisasi para ulama dan atau para aktivis islam pasca Aksi 212 digelar. 

 
“Saya belum tahu hasilnya seperti apa, nanti kita lihat saja. Tapi, yang namanya dialog sangat bagus, apalagi bisa disampaikan secara langsung, dijawab juga secara langsung. Menurut saya sih bagus-bagus saja. Saya yakin itu nanti akan dijelaskan juga PA 212,” tegas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (25/4). 

 
Mengenai dugaan bahwa motif pertemuan itu terkait pilpres 2019, bagi Fadli, hal itu sudah terlambat bagi Jokowi.Seharusnya menurut Fadli Zon,  mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut bisa mendekatkan diri dan merangkul kelompok-kelompok tersebut dari dulu. 

 
“Ya namanya juga usaha mendapatkan dukungan tapi agak sedikit terlambat. Jangan baru mau Pemilu kemudian mendekati dan kemudian berusaha meyakinkan. Kenyataannya apa yang sudah terjadi, sudah terjadi begitu,” ujar Fadli yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini. 

 
Fadli juga tidak khawatir jika langkah Jokowi akan berpengaruh terhadap kedekatan Gerindra dengan kelompok-kelompok yang bernaung di bawah bendera 212 tersebut. Selama ini, komunikasi partai besutan Prabowo Subianto tersebut terus terjalin baik. 

 
“Oh kalau kami intensif ya, dalam melakukan komunikasi dengan ulama, dengan kiai, PA 212, dengan Aktivis 212 bukan satu ritual upacara gitu tapi memang kami sering berdialog dan mendapat masukan, mendapatkan saran, dan kami mendukung kegiatan itu,” terang dia. 


Sejumlah tokoh PA 212 hadir dalam pertemuan dengan Jokowi tersebut. Di antaranya Al-Khaththath, Sobri Lubis, Usamah Hisyam, Slamet Maarif, dan Yusuf Marta. 

 



Reporter : Wem Fernandez

Editor: Hendri Firzani   

Wem Fernandez
25-04-2018 13:56