Main Menu

Di Depan Massa Buruh, Dede Yusuf: Gaji Pekerja Asing Lebih Tinggi

Wem Fernandez
01-05-2018 13:51

Massa buruh yang menggelar aksi demontrasi.(GATRA/Adi Wijaya/re1)

 

 

- Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dede Yusuf menemui massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR/DPD, Selasa (1/5) hari ini.


Selain Dede, hadir juga beberapa pimpinan DPR seperti Fahri Hamzah, Fadli Zon serta politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais dan mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai.

Dede sempat melakukan orasi di atas mobil komando yang disiapkan oleh massa buruh. Menurutnya, sudah sangat tepat mereka memilih lokasi ini sebagai saluran untuk menyampaikan aspirasi.

“Sudah tepat saudara datang ke sini karena lembaga ini merupakan lembaga aspirasi dari rakyat,” kata Dede.

Masih di atas mobil komando, Dede menyampaikan bahwa negara harus memberikan perhatian kepada buruh, dengan upah yang layak, kerja yang layak serta hidup yang layak. Dia juga menyinggung soal hadirnya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Jika yang masuk bukan ekspat tapi pekerja kasar, tangkap pekerja kasar. Jika dia ilegal maka tangkap pekerja ilegal. Pekerja asing boleh tapi jabatannya sesuai UU. Jangan sampai beda gaji pekerja asing dengan lokal itu tinggi," tuturnya.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

 

Wem Fernandez
01-05-2018 13:51