Main Menu

Tim LPSK Datangi Mako Brimob untuk Verifikasi Jumlah Korban

Iwan Sutiawan
10-05-2018 00:40

Penjagaan ketat di sekitar Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.(GATRA/Adi Wijaya/re1)

Jakarta, Gatra.com - Tim dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat (Jabar), Rabu malam untuk memverifikasi jumlah korban akibat kerusuhan di sana.

Wakil Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo, mengatakan, tim yang dipimpinnya untuk berkoordinasi dan memverifikasi jumlah korban akibat kericuhan antara tahanan teroris dan aparat kepolisian.

Namun tim belum bisa menemui pejabat yang berwenang di Mako Brimob karena lokasi tersebut masih steril. "Tapi, kami sudah sempat berkomunikasi dengan Densus 88," ujar Hasto.

Dari Mako Brimob, lanjut Hasto, tim akan mendatangi para korban yang kini dirawat di rumah sakit bersama tim dari Densus 88. Tim LPSK juga akan berupaya menemui pihak keluarga yang anggota keluarganya meninggal akibat insiden tersebut.

"LPSK sebagai representasi negara hadir untuk memastikan pemenuhan hak korban, sekaligus berkoordinasi tentang saksi-saksi agar segera mendapat perlindungan," katanya.

Karena berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, lanjut Hasto, para saksi dan korban memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan. Perlindungan bagi saksi bisa berbentuk perlindungan fisik maupun pemenuhan hak prosedural pada saat akan memberikan kesaksian.

Sedangkan bantuan yang bisa diakses dari LPSK, mulai medis, rehabilitasi psikologis, rehabilitasi psikososial dan kompensasi.

LPSK menyampaikan duka mendalam bagi korban dan keluarga, khususnya kepada keluarga besar Polri yang kehilangan sejumlah personel terbaiknya.

"Kita semua tentu menyesalkan mengapa hal ini bisa terjadi. Kami yakin Polri mampu mengatasi situasi ini dan berharap ke depan tidak terulang lagi kerusuhan serupa," ujar Hasto dilansir Antara.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
10-05-2018 00:40