Main Menu

156 Narapidana Teroris Mako Brimob Dipindahkan ke Nusakambangan

Iwan Sutiawan
10-05-2018 10:29

Pengamanan di Mako Brimob Kelapa Dua pasca kerusuhan (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Sebanyak 156 narapidana Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat (Jabar) yang sempat menyandera dan membuh anggota Polri dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).

"Sudah dipindahkan saat ini dalam perjalanan," kata Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5).

Syafruddin memastikan operasi penanggulangan pembebasan sandera tidak menimbulkan korban tewas maupun luka dari pihak narapidana teroris karena operasi penanggulangan pembebasan sandera anggota Polri itu berlangsung hampir 40 jam dengan pendekatan lunak.

Syafruddin mengapesiasi seluruh anggota Polri dan jajaran yang mampu menjalankan operasi dengan keteguhan hati, kesabaran dan kepala dingin sehingga tidak narapidana teroris yang tewas maupun terluka.

Sementara itu, Komandan Korps Brimob Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Rudi Sufriyadi menjelaskan bunyi sejumlah ledakan di sekitar Rutan Cabang Salemba, Kelapa Dua, Depok, merupakan upaya penindakan menghancurkan ruangan yang diduga terdapat rangkaian bom dan senjata api yang sempat dikuasai narapidana.

Rudi menjelaskan para narapidana teroris itu beraktivitas selama hampir 40 jam untuk mengambil barang bukti bahan peledak sitaan yang belum sempat dipindahkan penyidik di Rutan Cabang Salemba.

Narapidana teroris dikutip dari Antara, sempat mengambil barang bukti berupa bahan peledak yang dirakit menjadi bom termasuk senjata api rakitan ntuk menghancurkan Rutan Cabang Salemba.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
10-05-2018 10:29