Main Menu

Tiba Di Singapura, Trump Dan KIm Akan Bertemu DI Tempat Ini

Hendri Firzani
11-06-2018 08:22

 Mobil yang dikendarai Presiden AS Donald Trump (REUTERS/Feline Lim/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Presiden AS Donald Trump tiba di Singapura pada hari Minggu kemarin (10/6) untuk melakukan pertemuan bilateral dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Trump disambut menteri luar negeri Singapura Vivian Balakrisnan. Kedua pemimpin negara yang bermusuhan sejak perang Korea tahun 1950-1953 itu diharapkan dapat menciptakan sejarah khususnya dalam proses denuklirisasi semenanjung Korea.

 

Trump yang terbang menggunakan Air Force One tiba di pangkalan udara Paya Lebar, Singapura setelah menempuh perjalanan langsung dari pertemuan G7 di Kanada. Kim sendiri tiba lebih awal di Singapura, hari minggu kemarin. "Sangat Bagus," ujar Trump saat ditanya wartawan tentang perasaanya dalam persiapan pertemuan dengan Kim. 

Sebagaimana dikutip dari reuters, Kim disebutkan berangkat menggunakan pesawat yang dipinjamkan China, terbang melewati wilayah China, Vietnam hingga ke Singapura. Kim dan Trump direncanakan akan bertemu di Sentosa Island, sebuah resor di lepas pantai Singapura, yang menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Singapura, tempat taman hiburan Universal Studio berada, selasa besok (12/6).Mereka akan mengadakan pertemuan di Hotel Capella, bekas barak arteleri militer Inggris yang diubah menjadi hotel termahal di Singapura.     

Pertemuan keduanya  diharapkan berhasil membuat sejarah dalam perdamaian dunia. Seperti diketahui Korea Utara menghabiskan puluhan tahun untuk mengembangkan senjata nuklir dan melakukan sejumlah uji coba nuklir yang mendapat kecaman dunia internasional. Korea Utara juga mengembangkan rudal  yang mampu mencapai daratan AS.

AS sendiri menjadi motor dalam penerapan sanksi ekonomi dan berbagai sanksi lainnya untuk mengisolasi Korea Utara. Trump dan Kim juga sempat saling menghujat dan ancam satu sama lain, yang memunculkan kekhawatiran terjadinya perang. 

Perubahan mulai tampak, setelah Kim menyatakan di awal tahun 2018 bahwa, negaranya menyatakan akan mengakhiri program pengembangan senjata nuklir dan mulai fokus pada pembangunan ekonomi. 

Kim kemudian menginisiasi pertemuan bersejarah dengan Korea Selatan dan menjadi pertemuan tingkat tinggi pertama kedua pemimpin Korea.


 

Editor: Hendri Firzani 

 

Hendri Firzani
11-06-2018 08:22