Main Menu

MA Tunda Uji Materi Larangan Mantan Terpidana Korupsi Nyaleg

Iwan Sutiawan
21-07-2018 03:08

Kabiro Hukum dan Humas MA, Abdullah. (GATRA/Iwan Sutiawan/re1)

Jakarta, Gatra.com - Mahkamah Agung (MA) untuk sementara menunda uji materi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang ketentuan pencalonan anggota legislatif (caleg). Hal itu dilakukan karena Undang-Undang Pemilhan Umum (UU Pemilu) masih diuji materi di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sekarang ini UU-nya (UU Pemilu) sedang diuji MK. Otomatis untuk sementara berhenti (proses uji materi PKPU) dulu. Tidak  bisa kalau UU-nya diuji di MK. Tunggu di MK dulu, nanti kalau sudah putus, baru nanti dilanjut," kata Abdullah, Kepala Biro Hukum dan Humas MA di Jakarta, Jumat (20/7).

Adapun permohonan gugatan yang diajukan oleh lima orang ke MA, lanjut Abdullah, saat ini berkas gugatannya masih berada di kepanitraan. "Nanti kalau berkas sudah sempurna, akan dilimpahkan kepada ketua MA untuk menunjuk majelisnya."

Sesuai aturan acara pengajuan gugatan, "Itu 14 hari kesempatan untuk termohon, 14 hari untuk pemohon. Jadi setelah itu majelisnya mempunyai waktu 14 hari saja hurus putus," ujarnya.

Abdullah mengatakan, yang diuji adalah soal normanya. "Bukan latar belakangnya. Uji materi itu sederhana di Mahkamah Agung. Apabila UU-nya yang sudah disahkan tidak melarang [mantan napi korupsi nyaleg]. Kemudian peraturan pelaksanaannya melarang, itu yang akan diuji," ujarnya.

Sedangkan saat ditanya siapa para pihak yang mengajukan uji materi ke MA, Abdullah, menolak menyampaikan. "Lima orang [yang mengajukan]. Kita tidak perlu menyampaikan itu, nanti pada saatnya akan kita sampaikan siapa-siapanya," ujar dia.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
21-07-2018 03:08