Main Menu

Lolos Jadi Caleg, Taufik Puji Bawaslu

Abdul Rozak
03-09-2018 17:15

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohamad Taufik. (Dok.Partai Gerindra/RT)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohamad Taufik lolos sebagai bakal calon anggota DPRD DKI pada pemilu legislatif (Pileg) 2019. Ia memenangkan gugatan atas Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI.

 

Taufik menggugat KPU DKI setelah dianggap tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota legislatif (caleg) berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatakan jika seorang mantan narapidana kasus korupsi tidak dapat mencalonkan diri pada Pileg.

"Alhamdulillah dong, pertama saya mengapresiasi kerja Bawaslu yang tanpa takut dengan tekanan. Berpedoman dengan UU, yang dari awal saya pegang," kata Taufik di Jakarta, Senin (3/9).

Wakil Ketua DPRD DKI ini mengatakan, PKPU Nomor 20 Tahun 2018 bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017. Dalam UU Pemilu tersebut mantan terpidana korupsi yang menjalani masa hukuman selama lima tahun atau lebih, boleh mencalonkan diri selama yang bersangkutan mengumumkan pernah berstatus sebagai narapidana kepada publik.

Taufik divonis 18 bulan penjara di tahun 2004 karena terbukti merugikan negara sebesar Rp488 juta dalam kasus korupsi pengadaan barang dan alat peraga Pemilu 2004. Saat itu Taufik menjabat sebagai Ketua KPU DKI Jakarta.

"Memang dari awal meyakini bahwa Keputusan KPU itu bertentangan dengan uu, sesuatu yang bertentangan mestinya tidak boleh terjadi," tutup Taufik.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Hidayat Adhiningrat P

Abdul Rozak
03-09-2018 17:15