Main Menu

PDI Perjuangan Berhentikan Anggota DPRD Yang Ikut Korupsi Massal

Bernadetta Febriana
04-09-2018 23:26

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (ANTARA/Galih Pradipta/RT)

Jakarta, Gatra.com - DPP PDI Perjuangan akhirnya mengeluarkan keputusan untuk memberhentikan semua kader PDI Perjuangan yang tersangkut dalam korupsi massal anggota DPRD Malang.

 
Dalam surat keputusan yang ditandatangani oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang DH, diinstruksikan agar baik DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan DPC PDI Perjuangan Kota Malang untuk segera melakukan pemberhentian mereka yang tersangkut kasus korupsi massal DPRD Malang yang berasal dari fraksi PDI Perjuangan.

Surat pemberhentian itu harus dikeluarkan paling lambat 4 September sebelum pukul 24.00 WIB. “Apabila yang bersangkutan terdaftar sebagai calon sementara anggota DPRD untuk pileg 2019 maka diinstruksikan segera dilakukan pergantian,” demikian pernyataan dari kedua pejabat teras PDI Perjuangan tersebut. 

Dalam berbagai pernyataan sebelumnya, Hasto menyatakan bahwa anggota PDI Perjuangan yang terkena OTT KPK dan terkena tindak korupsi bisa dipastikan akanmendapat sanksi pemecatan dari anggota PDI Perjuangan.

Kasus korupsi massal yang terjadi di DPRD Malang menyebabkan 41 dari 45 anggota DPRD Malang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.


Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
04-09-2018 23:26