Main Menu

Ini Alasan Zumi Zola Tugaskan Afif untuk Hadapi DPRD Jambi

Iwan Sutiawan
07-09-2018 00:22

Zumi Zola(ANTARA/Wahdi Septiawan/RT)

Jakarta, Gatra.com - Terdakwa Zumi Zola mengklaim menunjuk Afif Firmansyah yang sempat menjabat Plt Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekda Pemprov Jambi) untuk menghadapi DPRD Provinsi Jambi karena dia mempunyai kemampuan lobby politik.

 

"Alasannya, Afif punya kemampuan untuk berpolitik mendekati anggota dewan," kata
Zumi Zola menanggapi keterangan beberapa saksi yang diajukan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (6/9).

Menurut Zumi, awalnya Afif melaporkan akan melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada para anggota DPRD guna mencari solusi agar RAPBD Pemerintah Provinsi Jambi bisa disetujui tanpa harus mengeluarkan uang.

"Dia melakukan pendekatan dulu untuk mencari solusi tidak pakai uang. Pertama itu. Tapi pada akhirnya dia menyerah," katanya.

Orang nomor satu di Pemprov Jambi itu mengaku pertama kali mendapat informasi soal permintaan "uang ketok palu" dari DPRD Provinsi Jambi itu dari Afif. Kemudian Dodi Irawan yang menjabat Kepala Dinas PUPR Jambi juga menyampaikannya.

"Itu mengapa saya minta saudara Dodi untuk koordinasi dengan Afif. Alasannya Afif punya kemampuan untuk berpolitik mendekati anggota dewan," ujarnya.

Zumi Zola juga sempat membantah bahwa memilih Dodi Irawan sebagai Kadis PUPR Jambi dengan syarat harus royal, loyal, dan total karena menurutnya pemilihan yang bersangkutan melalui mekanisme lelang jabatan.

"Pemilihan beliau [Dodi] lewat mekanisme lelang. Saya tidak bisa intervensi sampai 3 besar. Pada tahap ini saya tugaskan Afif mencari info soal tiga ini, ada catatan tidak," katanya.

Zumi Zola mengaku mendapatkan calon di antaranya Adi Farizal. Namun yang bersangkutan mempunyai catatan tentang temuan dari Badan Pemerika Keuangan (BPK). Untuk mengisi Kadis PUPR ini tidak main-main.

"PU ini kan tidak main-main. Nah, saya tidak mendapati catatan soal Dodi, itu kenapa saya pilih dia," ucapnya dari kursi terdakwa.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
07-09-2018 00:22