Main Menu

Kejagung Bakal Usut Kesaksian Soal Uang untuk Memindahkan Kajati Jambi

Iwan Sutiawan
07-09-2018 13:38

Jaksa Agung HM Prasetyo. (GATRA/Iwan Sutiawan/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo mengatakan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengusut soal tudingan adanya uang Rp2 milyar untuk memindahkan kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi.

 

"Nanti kita usut kalau perlu. Ya semuanya itu omong kosong, bullshit namanya itu," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (7/9).

Orang nomor satu di Korps Adhiyaksa ini menyebut demikian karena menurutnya kesaksian saksi di sidang perkara terdakwa Zumi Zola kemarin merupakan omong kosong.

"Omong kosong, saya jawab omong kosong itu. Silakan dicek kepada siapa disalurkan," kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan yang meminta konfirmasi.

Prasetyo menyebut demikian, karena menurutnya seorang jaksa dipindahkan atau terkait dengan mutasi dan promosi di Kejagung bukan karena jaksa memberikan sejumlah uang.

"Enggak ada istilah memindahkan Kajati harus dengan bayar, enggak ada urusan itu. Pemindahan itu adalah pertimbangan pimpinan kejaksaan," ujarnya.

Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (6/9), Direktur PT Artha Graha Persada, M Imanudin alias Iim, yang dihadirkan sebagai saksi terdakwa Zumi Zola, mengaku sempat diperintah untuk menyerahkan uang sejumlah Rp2 milyar untuk memindahkan Kajati Jambi.

Iim menyebut ada upaya memindahkan Kajati Jambi itu berdasarkan informasi dari Afif Firmansyah selaku Plt Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekda Pemprov Jambi). "[Mindahin Kajati] kata Afif," ujarnya.

Saat ditanya lebih jauh oleh kuasa hukum terdakwa Zumi Zola bahwa kontraktor di Jambi sepakat untuk mendongkel Kajati Jambi karena sering meminta uang kepada mereka, Iim mengaku tidak mengetahui sol ini.

Ketua majelis hakim Yanto pun sempat menanyakan kepada saksi, bagaimana caranya memindahkan Kajati Jambi tersebut. "Enggak tahu saya Pak," jawab Iim.

Kemudian salah satu kuasa hukum terdakwa Zumi Zola mengonfirmasi satu nama apakah dia merupakan Kajati Jambi. Iim membenarkan bahwa nama tersebut adalah Kajati Jambi.

Saat kuasa hukum menanyakan lebih lanjut, Iim mengatakan, bahwa mendapat perintah dari Afif Firmansyah selaku Plt Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekda Pemprov Jambi) untuk mengirimkan uang sejumlah Rp2 milyar kepada Agus Tebo.

"Afif nyuruh saya kirim uang ke Agus Tebo Rp2 miliar, peruntukannya itu untuk memindahkan Kajati, itu saja," ujarnya. Namun Iim tidak mengetahui lebih lanjut soal ini.
"Enggak tahu," jawabnya, singkat.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
07-09-2018 13:38