Main Menu

Kecelakaan Bus di Sukabumi, Ridwan Kamil Perintahkan Dishub Surati PO Bus

Hidayat Adhiningrat P.
09-09-2018 11:43

Proses evakuasi korban bus masuk jurang di Kampung Bantar Selang, Desa/Kecamtan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Antaranews/Aditya AR/re1)

Jakarta, Gatra.com - Pasca kecelakaan maut bus di Sukabumi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memerintahkan Dinas Perhubungan menyurati perusahaan-perusahaan bus. Hal ini dimaksudkan untuk meminta perusahaan memeriksa kesehatan sopir serta perlengkapan keselamatan bus sebelum digunakan.

 

"Dengan adanya warning dari Gubernur ini memastikan agar hari esok dan ke depannya tidak terjadi lagi kecelakaan yang diakibatkan kelalaian sopir dan ketidaksempurnaan sistem pengamanan," kata Pria yang akrab disapa Kang Emil ini, dikutip dari Antara, Sabtu (8/9).

Kang Emil juga mengaku mendengar kabar bahwa ada indikasi rem blong yang menyebabkan kecelakaan bus di Sukabumi itu.

Emil ingin agar instansinya bergerak cepat menangani korban kecelakaan dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa berulang. Saat ini dia masih menunggu laporan resmi dari intansi terkait perihal faktor penyebab kecelakaan.

Setelah mendapatkan laporan rinci, ia akan menggelar rapat dengan Dinas Perhubungan Jawa Barat untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Memastikan apakah ini faktor oleh tikungan, kemiringan atau apa pun. Kalau itu masalahnya kita akan ambil sebuah tindakan engineering untuk memperbaikinya," katanya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban kecelakaan itu.

"Bagi mereka yang ditinggalkan saya turut berduka cita, mudah-mudahan diberikan kesabaran dan ketabahan," kata dia.

Sebelumnya, diberitakan bahwa rombongan karyawan PT Catur Putra Raya berangkat dari Bogor dengan menggunakan empat unit minibus menuju objek wisata arung jeram Cikidang. Namun, bus yang paling belakang tiba-tiba oleng dan langsung terjun ke dalam jurang di Kampung Bantar Selang tepatnya ditikungan "letter S".

Hingga pukul 18.00 WIB (8/9) jumlah korban tewas akibat bus yang mengangkut 31 karyawan PT Catur Putra Raya Bogor itu menjadi 23 orang. Bus terjun ke jurang sedalam 25 meter di Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
09-09-2018 11:43