Main Menu

Signature Luncurkan Album Sang Legenda Candra Darusman

Andhika Dinata
02-04-2018 21:18

Album Detik Waktu : Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman.(Dok. Twitter/@onceofficial/re1)

Jakarta, Gatra.com - Signature Music Indonesia dan Demajors merilis album kenangan legenda musik Indonesia Candra Darusman.

Album itu berjudul “Detik Waktu-- Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman” berisikan 14 lagu yang diaransemen ulang dalam sentuhan gaya baru.

Sederet musisi kenamaan turut andil dalam pembuatan album legenda ini. Seperti: Addhie MS, Barry Likumahua, Erwin Gutawa, Tohpati, Yovie Widiyanto dan banyak lagi.

Peluncuran album juga dilakukan berdekatan dengan perayaan Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret lalu.

Di belantika musik tanah air, Candra Darusman dikenal sebagai penulis lagu dan penyanyi sejak 1978. Adik kandung mantan Jaksa Agung Marzuki Darusman ini pernah bergabung dengan dua kelompok musik jazz kenamaan saat itu, Chaseiro dan Karimata.

Ia dikenal sebagai pelantun lagu “Kau” dan “Kekagumanku”. Dua tembang lagu solois yang “ngehits” dibawakannya saat itu.

Karya-karya Candra dianggap telah memperkaya blantika musik Indonesia lewat album Chaseiro, Karimata dan dua album solonya “Indahnya Sepi” dan “Kekagumanku”.

Sejak 4 Maret 2018, “Detik Waktu – Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman” telah dirilis dalam format cakram digital yang didistribusikan melalui jaringan Demajors serta Toko Buku Gramedia.

Sedangkan format digital unduhan streaming sudah tersedia melalui iTunes, Spotify, Deezer, Joox dan Apple Music. Candra mengaku bangga atas kerja keras para musisi yang ikut memberikan ruh pada album lawasnya itu.

“Saya merasa bangga, sekaligus terharu menyaksikan dedikasi para musisi muda menghadirkan interpretasi dengan aransemen yang memukau, sehingga karya-karya saya dapat ditampilkan dengan gaya yang berbeda-beda, tetapi tetap memunculkan soul dari setiap masing-masing lagu,” ungkap pria yang sejak 15 tahun terakhir ini berkarier di World Intelectual Property Organization (WIPO) yang bermarkas di Jenewa dan Singapura.

Sementara itu Produser Eksekutif Signature Music Indonesia, Panji Prasetyo menyebutkan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan dengan serius album ini dua tahun lamanya.

Album ini berisikan13 lagu lama Candra Darusman dan satu lagu baru sebagai bonus dari sang legenda.

Ia menjelaskan banyak musisi yang merasa excited dan senang membawakan lagu karya Candra Darusman yang disesuaikan dengan selera dan interpretasi masa kini.

“Kami memilih untuk mengabadikan lagu-lagu Candra Darusman ini sebagai penghormatan atas karyakarya serta pengabdiannya kepada dunia musik Indonesia,” kata Panji.

Pemilihan 14 lagu menurutnya merupakan hasil diskusi yang intens antara Candra dengan pihak produser yang berlangsung alot dan hangat. “Ini semua karena karya-karyanya semua berkualitas”.

Sementara bagi Candra, ini sebagai bentuk kontribusi dan dedikasinya untuk perkembangan musik tanah air.

“Kita melihat generasi baru growing up digital belum sempat merasakan musik-musik yang disiarkan secara live sepenuhnya. Upaya Signature ini penting untuk mengenalkan kita ke musik orijinal, tidak hanya ke mesin”, ungkapnya dalam jumpa pers di Cafe Thirty Three, Kemang, Jakarta (2/4).

Menurutnya keberhasilan seorang musisi itu diukur dengan kemampuannya membuat karya serta mempertahankannya menjadi pesan yang hidup.

“Musik itu pesan jiwa. Dia harus sampai ke pendengarnya. Harus dibikin asyik,” ujar musisi yang kini berusia 60 tahun itu.


Reporter : Andhika Dinata
Editor : Mukhlison

Andhika Dinata
02-04-2018 21:18