Main Menu

Akhir Pengadilan David Copperfield

Rosyid
30-05-2018 13:12

David Copperfield di persidangan kasusnya di Las Vegas, Nevada. (NBC via REUTERS/FT02)

Las Vegas, Gatra.com - David Copperfield, pesulap termahal didunia dianggap lalai sehingga menyebabkan orang lain cidera, tapi tidak bertanggungjawab secara finansial kepada korban.

Keputusan itu diungkapkan juri di pengadilan Nevada. Juri menyatakan korban bernama Gavin Cox mengalami cidera karena tindakannya sendiri dalam sebuah pertunjukan di Las Vegas 2013.

Korban Gavin Cox mengajukan gugatan ganti rugi atas kelalaian yang menyebabkan dia jatuh saat pertujunjukan sulap David Copperfield. Akibat peristiwa itu dia mengalami cidera otak dan cidera lainnya. Karena putusan pengadilan seperti itu, berarti dia tidak bisa meminta ganti rugi kepada pesulap itu.

Dalam sidang itu terungkap bahwa peristiwa itu terjadi saat David Copperfield melakukan aksi panggung bernama "Lucky # 13" di gedung pertujujukan Las Vegas MGM. Ilusi ini melibatkan 13 penonton yang dipilih secara acak. Mereka diajak ke atas panggung lalu 'dihilangkan' lalu  akan muncul kembali dari belakang auditorium yang mengejutkan penonton. Trik ini telah dilakukan ribuan kali tanpa masalah. 

Bulan lalu Copperfield dipaksa untuk membuka rahasi trik itu di pengadilan. Ternyata setelah panggung tertutup tirai, 13 orang penonton itu diajak bergegas melewati lorong untuk meninggalkan gedung pertunjukan Las Vegas MGM dan masuk kembali lewat pintu depan. Korban Gavin Cox terjatuh saat melewati lorong itu. Bahunya terkilir dan dibawa ke rumah sakit oleh petugas panggung. Dokter kemudian mendiagnosa ada masalah di otaknya.

Dalam gugatannya Cox mengklaim dia menghabiskan lebih dari USD 400.000 untuk berobat. Dia menuduh di lorong itu ada sisa-sisa konstruksi. Tapi Copperfield mengatakan dia melintasi lorong itu sebelumnya dan lorong itu bersih.

Pengacara Cox, Benedict Morelli, mengatakan kepada juri saat argumen penutupan bahwa trik itu berbahaya, dan Copperfield harus bertanggung jawab sebagian atas cedera Cox.

Cox, 57, mantan koki dari Kent, Inggris mengatakan ia jatuh keras di sisi kanannya dan tidak bisa bangkit kembali untuk menyelesaikan ilusi, saat pertunjukan itu, November 2013.

Copperfield mengatakan tidak ada yang pernah terluka dalam hampir 20 tahun melakukan ilusi. Dia berhenti melakukan trik itu tahun 2015.


Editor: Rosyid

Rosyid
30-05-2018 13:12