Main Menu

Ami Award 2018 Usung Tema Satu Suara Untuk Musik

Andhika Dinata
31-08-2018 19:45

Ami Award 2018. (Dok.Istimewa/RT)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com- Musisi Indonesia kembali akan unjuk bakat dalam gelaran Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards). AMI Awards merupakan ajang penghargaan tertinggi untuk industri musik tanah air yang diselenggarakan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI).

 

Seiring usianya yang memasuki tahun ke-21, YAMI berharap bahwa eksistensi yayasan ini dapat terus eksis dan mmemberikansumbangsih untuk dunia musik Indonesia.

Tahun 2018 menjadi tahun yang tepat untuk berefleksi, dimana musik Indonesia terus bergerak dinamis, insan musik yang kini sebagian adalah para digital native, terus bergairah memuncaki karya-karya terbaiknya.

Berbagai digital platform menjadi medium bermusik mereka dalam mengunggah karya dan berinteraksi langsung dengan penggemarnya. Tema yang diusung dalam AMI 2018 ini adalah #SatuMusikIndonesia.

Tema ini sekaligus menjadi seruan bahwa bukan waktunya Bangsa Indonesia terbelah oleh perbedaan. Perbedaan justru dimaknai sebagai kekayaan yang memberi warna terhadap kemajuan musik Indonesia.

Selang periode 1 Juli 2017 – 30 Juni 2018 sudah terdaftar 1.917 karya dalam ajang nominasi tersebut. Angka tersebut naik dari tahun lalu yakni 1.071 karya. Beberapa musisi beken yang masuk dalam daftar nominasi di antaranya: Andien, Afgan, Maudy Ayunda, Raisa, Yura Yunita, Vidi Aldiano dan banyak lagi.

#SatuMusikIndonesia adalah tagar yang tepat untuk menggambarkan dinamisnya kancah musik Indonesia saat ini. Di tengah suhu politik yang memanas menjelang pilpres, musik jadi instrumen yang tepat menyatukan berbagai elemen masyarakat. “Dari dunia musik, masyarakat bisa belajar bagaimana tetap menyatukan energi positif ditengah perbedaan yang ada,” jelas Dwiki Dharmawan, Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia.

Dalam proses pemilihan jawara terang Dwiki panitia melakukan metode yang sama dengan tahun sebelumnya. Seluruh data yang masuk dikumpulkan, kemudian diadakan sidang kategorisasi, yaitu kegiatan untuk menempatkan semua lagu ke dalam kategorinya sesuai dengan genre musiknya masing-masing. Data para musisi yang masuk daftar penerima penghargaan AMI akan disahkan oleh Public Auditor dan diumumkan langsung saat Malam Puncak AMI Awards.

Dalam proses seleksi dan kategorisasi tersebut publik bisa mengamati bagaimana perkembangan trend musik saat ini. Menariknya dalam penilaian kali diluar dari genre umum pop terdapat genre kategori lain semisal genre hip hop, dance, electronika, folk dan alternatif yang memperoleh entry lumayan tinggi.

Di luar dari kegiatan proses seleksi, YAMI juga aktif terlibat dalam berbagai acara sosialisasi. Salah satunya adalah kerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dengan menggelar acara Musikologi Series, sebuah konferensi musik dengan program edukasi berbagi pengetahuan dari para musisi dan praktisi kepada para insan musik untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru tentang industri musik, dan coaching clinic yang berhubungan dengan dunia permusikan.

Rencananya acara tersebut akan digelar di dua kota besar yaitu Yogyakarta dan Palembang. Melihat animo masyarakat yang begitu tinggi ditambah adanya kesempatan menambah jaringan dan relasi di industri musik, tahun ni Musikologi Series akan menggelar kegiatan tersebut di dua kota lagi yakni Ambon dan Medan.

*Daftar Nominasi 21st AMI AWARDS Bidang Pop*


ARTIS SOLO WANITA POP Terbaik
Andien (Metamorfosa)
Maudy Ayunda (Aku Sedang Mencintaimu)
Raisa (Lagu Untukmu)
Widi Mulia (Wahai Kau Tuan)
Yura Yunita (Harus Bahagia)

ARTIS SOLO PRIA POP Terbaik
Adrian Khalif (Flawless/Merona)
Afgan (Love Again)
Anji (Menunggu Kamu)
Rendy Pandugo (7Days)
Sal Priadi (Ikat Aku Ditulang Belikatmu)
Vidi Aldiano (Tak Sejalan)

DUO/GRUP/VOKAL GRUP/KOLABORASI POP Terbaik
Arsy Widianto & Brisia Jodie (Dengan Caraku)
Lalahuta (Tunggu Apa Lagi)
Maliq & D’Essentials (Bagaimana Kutahu)
Marion Jola & Rayi Putra (Jangan)
RAN (Kulari Ke Pantai)
Sheila on 7 (Film Favorit)
Sheryl Sheinafia, Rizky Febian & Chandra Liow (Sweet Talk)

PENCIPTA LAGU POP Terbaik
Adrian Khalif, Syawaldi Iqbal Siregar & Denis Ligia (Flawless/Merona – Adrian Khalif)
Erdian Aji Prihartanto (Menunggu Kamu - Anji)
Eross Candra (Film Favorit – Sheila on 7)
Raisa Andriana, Haris Pranowo, Marco Steffiano & Rayendra Sunito (Teduhnya Wanita - Raisa)
Yovie Widianto (Harus Bahagia – Yura Yunita)

PENATA MUSIK POP Terbaik
Anindyo Baskoro, Ilman Ibrahim Isa & Arya Aditya Ramadhya (Jangan – Marion Jola & Rayi Putra)
Ari Renaldi (Harus Bahagia – Yura Yunita)
Marco Steffiano (Flawless/Merona – Adrian Khalif )
Marco Steffiano & Rayendra Sunito (Teduhnya Wanita – Raisa )
Mohammad Istiqamah Djamad (Diatas Meja – Payung Teduh)

ALBUM POP Terbaik
7 Bidadari (Naif)
Dekade (Afgan)
Detik Waktu : Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman (Various Artist)
Oxygen (Maudy Ayunda)
Ruang Tunggu (Payung Teduh)


Reporter: Andhika Dinata
Editor: Birny Birdieni

Andhika Dinata
31-08-2018 19:45