Main Menu

Wellen Rahmi dan Kucing

Averos Lubis
25-03-2017 11:05

Artikel Terkait

Jakarta, GATRAnews- Sebagai pakar penyakit hewan, Wellen Rahmi punya kecintaan yang lebih kepada hewan rumahan ini. Lihat saja, di setiap kesehariannya selalu ada kucing yang menemaninya. Di kantornya, Mars Petcare Indonesia--penyedia perawatan hewan kesayangan-- veterinarian ini berkutat dengan ''seluk-beluk'' kucing dan formula makanannya. Di rumah, sepulang dari kantor, dia pun sudah bercengkrama dengan dua ekor kucing kesayangannya. ''Saya punya kucing persia dan anggora,'' tuturnya kepada Averos Lubis dari GATRA.

 

 

Dokter hewan ini menggemari kucing sejak kecil. Sewaktu masih tinggal di Bengkulu, dia sudah memelihara kucing kampung. Karena kecintaan kepada hewan ini pula mengantarkannya kuliah di Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor. Setamat kuliah, cintanya pada kucing itu yang membuatnya fokus pada seluk-beluk hewan pemangsa tikus itu.

 

Tak mengherankan bila Wellen paham betul segala sesuatu terkait kucing, termasuk insting alami kucing akan makanannya. Ia menyebut, meski sekarang ini penggemar kucing memberi makan hewan peliharaannya itu dengan makanan siap saji dalam kemasan, si kucing tetap saja akan mencari tikus.

 

Sebab, kucing butuh taurin yang bersumber dari hati tikus. Ia juga mengingatkan agar kucing jangan diberi nasi, lantaran kucing tidak dapat mencerna nasi menjadi karbohidrat. Menyangkut takaran asupan, ia mewanti-wanti agar si kucing diberi makanan dalam kemasan dengan takaran yang pas.

 

''Kucing pun dapat mengalami obesitas jika mengonsumsi makanan kemasan berlebihan,'' ucap perempuan yang aktif dalam berbagai acara yang menampilkan si meong ini. Nah, kalau sudah kegemukan, si kucing akan menjadi lamban dan mudah terserang penyakit.


Reporter: Averos Lubis

Editor : Mukhlison

Averos Lubis
25-03-2017 11:05