Main Menu

Ini Imbauan Kak Seto Terkait Hak Anak Nikita Mirzani

Edward Luhukay
03-04-2017 13:10

Seto Mulyadi & Sajad Ukra (GATRAnews/Edward Luhukay)

Jakarta, GATRAnews - Sajad Ukra, mantan suami Nikita Mirzani, meminta bantuan pemerhati anak Seto Mulyadi alias Kak Seto, dalam upaya menemui buah hatinya dengan Nikita, Azka Raqila Ukra, yang masih balita. Kepada media Kak Seto berharap, permasalahan ini tidak kebablasan diumbar ke publik melalui media massa, yang memicu hal-hal negatif terkait tumbuh-kembangnya sang anak.



"Kalau bisa masalah ini diselesaikan secara internal dari kedua belah pihak. Karena jika terlalu banyak diekspos, apalagi wawancara yang berbeda waktu dan tempat, takutnya malah muncul saling emosi dan saling menyerang, yang berujung tidak selesainya masalah ini," kata Kak Seto, ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/4) sore.

"Yang sangat kami khawatirkan, sang anak justru semakin jauh untuk bertemu dengan ayahnya," Kak Seto, menambahkan.

Sajad, mantan suami Nikita, mengaku mengalami kesulitan untuk menemui putranya, Azka Raqila Ukra, setelah lebih dari dua tahun bercerai dengan selebritas sarat berita sensasi tersebut. Menurutnya, belakangan ini, berbagai upaya untuk berkomunikasi dengan Nikita sulit untuk dilakukan hingga akhirnya Sajad mengupayakan jalur mediasi dengan bantuan Kak Seto.

Nikita menikah dengan Sajad pada 11 Oktober 2013. Namun pernikahan ini tak berumur panjang. Nikita menggugat cerai pria asal Selandia Baru tersebut, dan pada 16 Februari 2015, Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan cerai Nikita.

Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai Azka, yang lahir pada tahun 2014.

Selama dua tahun terakhir, Sajad mengklaim mencari jalan keluar untuk hanya dapat berjumpa dengan putranya tersebut. Namun, berbagai penolakan dilontarkan oleh Nikita agar Azka tak dapat bertemu dengan ayah kandungnya.

Lebih lanjut Kak Seto mengungkapkan, pihaknya telah berupaya untuk mempertemukan para pihak, juga dengan bantuan pihak kepolisian. Hingga kini, menurutnya, satu pihak telah sepakat unuk saling bertemu, dengan harapan dapat meredam permasalahan yang dikhawatirkan bakal menjadi konsumsi publik.

"Sebetulnya ini juga dibantu Polda, akan mempertemukan kedua pihak dan akan mempertemukan anak kepada Bapak Sajad, walaupun sementara ini masih dalam asuhan Ibu Nikita," tutur pria berkaca mata ini.

"Tetapi, hak anak untuk ketemu dengan ayah mohon tidak dihalangi," tambahnya.

Sementara, selama dua tahun terakhir, Sajad mengklaim mencari jalan keluar untuk hanya dapat berjumpa dengan putranya tersebut. Namun, berbagai penolakan dilontarkan oleh Nikita agar Azka tak dapat bertemu dengan ayah kandungnya. "Dua tahun terakhir saya mencoba. Ibu saya juga coba berkomunikasi dengan keluarga dia. Pengacara saya juga berusaha mediasi untuk bertemu dengan anak saya. Tapi dia selalu menolak," tuturnya.

Dan dalam hitungan setahun ini, kata Sajad, komunikasi terputus. Pesan singkat melalui telepon seluler ditolak. Bahkan Sajad mengaku nomornya telah diblok oleh Nikita. "Saya dibilang mau menculik dan tidak pernah kasih nafkah. Ini tidak benar," demikian Sajad Ukra.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
03-04-2017 13:10