Main Menu

Aher Gubernur Paling Komunikatif versi PR Indonesia

Dani Hamdani
24-08-2017 12:34

Ahmad Heryawan (GATRAnews/AR7)

Bandung, GATRAnews - Public Relation (PR) Indonesia memberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) sebagai Best Communicators 2017 Kategori Gubernur. Penghargaan diserahkan langsung CEO & Founder PR Indonesia, Asmono Wikan kepada Gubernur Jabar dalam Jambore PR Indonesia di Jogjakarta. 

 

"Kami mengucapkan selamat atas prestasi ini. Seraya berharap peraih penghargaan PR Indonesia Best Communicators 2017 menjadi role model bagi para pemimpin organisasi/korporasi di semua tingkat di seluruh Tanah Air, dalam setiap upaya memperkuat reputasi Lembaga/Organisasi/Korporasi, bahkan bangsa melalui aktivitas public relations (PR)," ungkap Asmono dalam rilis yang diterima Gatra, Kamis (24/8).

 

Asmono menjelaskan, ada beberapa indikator yang dijadikan acuan penilaian. Yakni, volume pemberitaan di media mainstream yang dihitung oleh perusahaan yang bergerak di bidang Intelligence Media, bernama Intel media.

 

"Intel media merupakan perusahaan yang mampu memonitor dan menganalisis pemberitaan. Hasilnya, ternyata Pak Aher volumenya pemberitaannya besar," ujar Asmono.

 

Dari penghitungan 6 bulan terakhir, pemberitaan tentang Ahmad Heryawan total mencapai 8.401 berita, baik di media cetak maupun online mainstream.

 

"Kalau di media cetak nasional mainstream itu totalnya ada 425 pemberitaan selama 6 bulan terakhir. Dan semua itu pemberitaan yang baik dari segi informasi," kata Asmono.

 

Selain itu, Aher dinilai mempunyai kapasitas memimpin tim komunikasi di pemerintahan dengan profesional. Indikatornya dilihat dari kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat, baik itu melalui media sosial maupun website resmi Pemprov Jabar.

 

"Hubungan humas dengan media massa mainstream juga sangat baik. Tidak ada krisis komunikasi," terangnya.

 

Adapun event 'Jambore PR INDONESIA (JAMPIRO)' merupakan salah satu aktivitas off-print tahunan. JAMPIRO juga didukung oleh seluruh komunitas Humas/Public Relations (PR) di Indonesia, seperti Bakohumas, IPRAHumas, Perhumas, FH BUMN, PR Society, APPRI, dan organisasi lainnya.

 

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memaknai penghargaan ini sebagai perhatian dari khalayak terhadap setiap gerak yang dilakoninya. Ia pun bersyukur, hal atau berita yang dimuat oleh sejumlah media mainstream nasional terkait aktivitasnya sebagai seorang kepala daerah, merupakan berita positif.

 

"(Sebagai pejabat publik) kita harus pandai-pandai mengomunikasikan kepada masyarakat apa saja yang akan, sedang, dan sudah kita lakukan. Kalau kurang komunikasi nanti dikhawatirkan ada prasangka buruk seakan-akan kita tidak melakukan apapun," kata Aher.

 

"Ini keterbukaan, positifnya, negatifnya dikritisi boleh, dipuji boleh. Hal-hal seperti itu sangat penting untuk masyarakat kita sehingga media menjadi penting bagi komunikasi kita dengan masyarakat luas," sambung Aher.

 

Aher menuturkan, salah besar bila apa yang dilakukan sebuah instansi atau badan, tidak dikomunikasikan, atau dilakukan upaya 'public relation' atau kehumasan. Dirinya berpesan kepada para pelaku Humas, untuk memberitakan hal yang apa adanya.

 

"Khususnya kepada Humas Pemprov, yang mengikuti saya, juga para media, beritakan saya apa adanya, apabila positif tulis positif, apabila sedang kurang baik, tuliskan saja kurang baik, untuk diperbaiki ke depannya," imbaunya.


Reporter: Muha Zainal

Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
24-08-2017 12:34