Main Menu

Kualitas Akting Nikita Willy Diuji Lewat Film Ini

Fahrio Rizaldi A.
01-11-2017 16:02

Nikita Willy (GATRA/Abror/HR02)

Jakarta, Gatra.com - Rumah produksi MD Pictures kembali meluncurkan film horor. Bekerjasama dengan Dee Production, film berjudul Gasing Tengkorak ini akan ditayangkan di bioskop pada 2 November mendatang.

Demi menyajikan cerita yang berkualitas, dua perusahaan itu menggandeng sineas horor kawakan Jose Purnomo. Gasing Tengkorak dibintangi oleh Nikita Willy, dan Rendy Krisna.

"Munculnya Nikita Willy di film ini berbeda dengan yang biasa dia mainkan di televisi, dan film sebelumnya. Di sini, kemampuan akting Nikita diuji," ujar Jose, Selasa (31/10) kemarin, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Menguji Kualitas Akting

Jose menilai kualitas akting Nikita sebagai bintang utama tidak diragukan lagi. Nikita, kata Jose mampu menghadirkan berbagai jenis emosi. "Karena main film horor itu nggak gampang. Nggak cukup (memperagakan) sedih, dan senang. Tapi harus ada (ekspresi) takut. Film ini menunjukkan kualitas akting Nikita," jelas Jose.

Gasing Tengkorak mengisahkan legenda misteri tanah Padang. Di awal cerita diperlihatkan sejumlah kru televisi mewawancarai seorang ahli supranatural. Dari bahasa yang diucapkan, sang dukun yang mampu menguasai gasing tengkorak itu memperlihatkan dialek Minang. "Iya, dan kebetulan saya orang Padang. Saya juga mencari pemain yang asli Padang, dia lah Nikita Willy," ungkap Jose. 

Bermain Multi Karakter

Sementara sang bintang utama, Nikita Willy mengaku Gasing Tengkorak adalah film horor pertama nya. Di film ini, Nikita berperan sebagai penyanyi sukses bernama Veronica. Diceritakan, Veronica sedang menggelar konser tur di 30 kota. Di tengah tur, kondisi kesehatan Veronica melemah. Veronica pun ingin beristirahat di tempat yang sepi seorang diri.

Setelah menemukan tempat peristirahatan, Veronica mengalami serangkaian teror mengerikan. "Ini film horor pertama. Aku senang, sekaligus kaget, ternyata film horor dikerjakan oleh tim profesional dengan kualitas gambar dan cerita sebagus itu," ucap Nikita. 

Tak hanya memerankan satu tokoh, Nikita dituntut menjadi perempuan yang berkepribadian ganda. Banyak tokoh yang diperankannya, di antaranya tokoh Tania, seorang gadis depresi yang merasa bersalah atas kematian sang ayah yang dibunuh oleh dukun santet, menggunakan Gasing Tengkorak.

"Dulu saya main sinetron, kerjanya cuma nangis dan senang. Di sini, akting saya diuji. Saya memainkan banyak peran. Apalagi ternyata Jos (Purnomo) itu galak di lokasi syuting," tutur Nikita.

Seperti film horor pada umumnya, Nikita harus memperlihatkan bahwa dirinya benar-benar ketakutan melawan teror yang menyeramkan. Nikita juga harus melakukan aksi berbahaya, seperti melompat dari tempat tinggi, tenggelam, dan terhempas menabrak pintu kaca. "Banyak adegan action di sini, alhamdulillah selama aku mampu ya lakukan. Semua adegan aku lakukan sendiri (tanpa pemeran pengganti)," tukas Nikita. 


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Nur Hidayat

Fahrio Rizaldi A.
01-11-2017 16:02