Main Menu

Perjuangan Titiek Puspa Populerkan Musik Anak-Anak

Fahrio Rizaldi A.
03-11-2017 20:44

Titiek Puspa. (GATRA/Rizaldi Abror/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Penyanyi senior, Titiek Puspa telah banyak melahirkan karya. Titiek sudah malang melintang di dunia musik nasional selama 63 tahun. Kiprah perempuan yang akrab disapa Eyang Titiek ini pun mendapatkan respon positif dari industri musik tanah air. Titiek dihadiahi penghargaan Double Platinum dari Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) karena berhasil menjual 150.000copy karyanya, yang didistribusikan oleh label rekaman, Musica Studios. Titiek juga mendapatkan special awards atas kiprahnya selama 63 tahun bermusik.

Titiek mengaku bangga mendapatkan penghargaan ini. Pun begitu, Titiek tak menganggap dirinya sebagai musisi profesional. "Lagu ku itu paling jelek sedunia. Makanya aku pakai arranger yang hebat, seperti Addie MS, Tohpati," ungkap Titiek, Rabu (1/11) kemarin di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Sebagai musisi sekaligus pemerhati musik nasional, Titiek mengaku selalu mengangkat nuansa Indonesia di dalam karya-karya nya. "Terima kasih sekali. Lagu aku itu berisi (tentang) Indonesia. Cintailah Indonesia, karena cinta sekarang sudah banyak dilecehkan," ucap Titiek.

Maestro Lagu Anak-Anak

Dalam karya-karya nya, Titiek juga dikenal kerap sebagai pencipta lagu anak-anak. Keahlian ini juga mengantarkan Titiek membentuk Duta Cinta, sebuah komunitas seni khusus anak-anak.

"Awalnya ngajak anak yatim piatu tapi (bawakan) lagu-lagunya Noah, dan D'Massiv. Tapi lagunya cinta-cintaan, padahal anak-anak SD (yang menyanyikan). Saya ingin anak-anak dari Sabang sampai Merauke dengar lagu-lagu mereka (Duta Cinta)," ungkap Titiek.

Tak Ahli Berbisnis

Walau pun ahli dalam bidang musik anak-anak. Titiek mengakui bahwa dirinya bukan lah musisi yang jago berbisnis. Demi anak-anak, Titiek tak pernah memperhitungkan keuntungan.

"Siapa yang mau beli (lagu anak-anak)? Karena kan anak-anak SD negeri itu kere (dari latar belakang keluarga menengah ke bawah). Saya pakai uang sendiri (memproduksi lagu anak-anak), jangankan cari untung, saya enggak hitung sepeser pun uang saya balik apa enggak," urainya.

Untuk membentuk Duta Cinta, Titiek harus berusaha ekstra keras merayu pihak label. Dia bahkan mengancam akan bunuh diri jika Duta Cinta tidak dibentuk. "Saya mohon dengan sangat (kepada pihak label), bahwa (Duta Cinta) ini harus jadi. Kalau nggak, saya bunuh diri," ucap Titiek.

Atas usaha kerasnya, Titiek pun berhasil membawa Duta Cinta ke berbagai pentas musik. Pelantun lagu Kupu Kupu Malam itu menilai anak-anak harus diberikan kesempatan berkarya.

"Alhamdulillah, Duta Cinta bisa kemana-mana walau pun duitnya (honor mereka) nggak seberapa. Saya bilang ke mereka, 'eyang pinjam suaramu, diri mu, dan keikhlasanmu'. Saya berterimakasih sekali kepada 10 anak Duta Cinta ini, makasih beb, god bless you," tandasnya.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Nur Hidayat

Fahrio Rizaldi A.
03-11-2017 20:44