Main Menu

Rhenald Kasali Meluncurkan Buku “Tomorow is Today”

Dara Purnama
09-11-2017 15:04

Rhenald Kasali pada Launching buku Tomorrow is Today di Periplus, Pondok Indah Mall. (GATRA/Dara Punama/FT02)

Jakarta,Gatra.com-Pakar manajemen Rhenald Kasali meluncurkan buku terbarunya yang berjudul “Tomorow is Today” di Periplus Pondok Indah Mall, Rabu (8/11). 

Dalam buku mengenai bisnis tersebut, Rhenald menyebut perlunya perusahaan untuk berpikir ulang mengenai strategi bisnis yang dijalankannya. "Sebuah perusahaan tak lagi bisa menggunakan pola pikir lama untuk memenangkan persaingan di era yang berubah cepat seperti saat ini," ujar Rhenald.

Saat ini, menurut rhenald, merupakan era disruptive di mana sebuah proses yang tengah berjalan tiba-tiba saja harus terhenti, terganggu, mengalami interupsi, karena beragam sebab. Di antaranya, karena hadirnya produk atau jasa baru, inovasi atau teknologi baru, atau perbaikan-perbaikan dalam proses bisnis dan tata kelola, dan lain sebagainya.

 

Fenomena semacam itu, yang marak terjadi di mana-mana belakangan ini dan pada akhirnya membuat dunia gelisah. Bagaimana mungkin bisnis-bisnis raksasa, dengan jaringan yang sudah menyebar ke seluruh dunia, ditopang oleh fundamental keuangan yang solid, memiliki ribuan karyawan, asetnya di mana-mana bisa tumbang begitu saja.

 

Menurut Rhenald, hal itu tidak terjadi dalam waktu puluhan tahun, tetapi sangat cepat. Bahkan, oleh kompetitornya yang berukuran raksasa, melainkan oleh “lawan-lawan yang tidak kelihatan”, oleh sekumpulan anak muda yang bekerja dari garasi-garasi rumahnya.

 

Semua bingung, tapi itulah yang terjadi. Dan, itu semua membuktikan bahwa selama ini masih banyak perusahaan yang belum siap untuk mendisrupsi diri sendiri. Mereka masih berpikir dengan cara-cara lama, masih menerapkan budaya dan cara-cara kerja yang lama, dan masih memakai mindset-mindset lama.

Buku “Tommorow Is Today” karya Rhenald Kasali mengupas secara mendalam mengenai bagaimana proses disrupsi yang terjadi di Indonesia. “Sejumlah orang yang percaya dengan distruption ini maka mereka akan selamat dengan perubahan ini. Karena ini gelombang besar yang terjadi 200 tahun sekali,"kata Rhenald. 

Dengan paparan yang mengalir dan tajam, buku ini menguraikan secara detail mengenai langkah sejumlah perusahaan di Indonesia dalam menjawab disrupsi yang terjadi. Hal ini dilakukan agar bisnis perusahaan tetap bisa berkesinambungan.

Salah satu perusahaan yang menjadi role model dalam menghadapi disrupsi adalah PT Pembangunan Perumahan Tbk (PT PP). Buku ini “membocorkan” bagaimana strategi BUMN yang bergerak di bidang konstruksi tersebut menyiapkan diri menghadapi abad yang disruptive ini.

 

Tak hanya mengubah strategi manajemen, PT PP juga mengadopsi teknologi-teknologi baru guna menghadapi perubahan yang sangat cepat. Bahkan, perusahaan ini sudah mempersiapkan berbagai skenario untuk menghadapi kondisi jika model bisnis konstruksi yang ada saat ini, sudah tidak relevan lagi.

 

Selain itu, buku ini juga mengupas strategi perusahaan-perusahaan lain yang telah mampu bertahan dalam abad yang disruptive seperti saat ini. Sehingga mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi bisnis dalam era disruptive serta bagaimana untuk bisa melewatinya.


Reporter:  DPU

Editor: Hendri Firzani

Dara Purnama
09-11-2017 15:04