Main Menu

Ernest Prakasa Galang Dana Untuk Pengungsi Gunung Agung

Fahrio Rizaldi A.
02-12-2017 18:45

Meira Anastasia & Ernest Prakasa. (Dok. GATRA/Edward Luhukay/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Penetapan status awas atas aktivitas erupsi Gunung Agung, Bali yang berlangsung beberapa hari terakhir menjadi perhatian banyak pihak.

 

Fenomena alam ini mengharuskan warga yang tinggal di sekitar Gunung Agung, yaitu Kabupaten Karangasem mengungsi hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

 

Kondisi inilah yang kemdudian membuat Stand up comedian, Ernest Prakasa menunjukkan simpatinya. Aktor sekaligus sutradara itu menggelar penggalangan dana melalui laman Kitabisa.com/ernest4bali. Erupsi Gunung Agung di Bali telah memaksa lebih dari 50,000 warga mengungsi.

 

Kampanye yang dimulai sejak Kamis (30/11) lalu itu mengajak masyarakat menunjukkan rasa solidaritasnya terhadap pengungsi Gunung Agung. Sebagai orang yang pernah tinggal di Bali Ernest menganggap Pulau Dewata sebagai rumah ke dua dia.

 

"Sebagai orang yang pernah 3 tahun bermukim di Bali, gue merasa perlu melakukan sesuatu. Untuk itu gue ingin mengajak teman-teman semua ikut membantu para pengungsi lewat donasi yg akan diserahkan ke posko gabungan @WALHIBali & @forbali13 via @kitabisacom," jelas Ernest dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com, Sabtu (2/12).

 

Hingga hari ini, dana yang terkumpul dari donasi ini mencapai Rp. 5.525.603 dari 20 orang donatur. Ernest menjelaskan bahwa dana yang terkumpul dari donasi ini digunakan untuk membeli kebutuhan pengungsi.

 

"Uang yang terkumpul akan digunakan untuk membeli keperluan darurat para pengungsi seperti perlengkapan tidur, alat-alat sanitasi, dan obat-obatan. Yuk kita ulurkan tangan, nggak usah terlalu memikirkan jumlahnya karena jumlah sedikit dikalikan orang yang banyak maka hasilnya akan signifikan. Thanks guys, GBU," lanjut Ernest.

 

Kondisi Kabupaten Karangasem sendiri, hingga kini masih dalam kategori rawan bencana. Pengungsi tengah meninggalkan rumah mereka karena terjebak dalam ketidakpastian status Gunung Agung dan ketakutan. Para pengungsi bingung akan sampai kapan aktivitas Gunung Agung mereda. 

 


Reporter: Rizaldi Abror

 Editor : Birny Birdieni

Fahrio Rizaldi A.
02-12-2017 18:45