Main Menu

Sosok Kartini Di Kapal Sea Heaven 2, Angkat Pipa Bawah Laut Pertamina

Bernadetta Febriana
21-04-2018 14:50

Koordinator pengangkatan pipa minyak tumpah di Teluk Balikpapan, Mayapati. (GATRA/Hidayat Adiningrat/FT02)

Balikpapan, gatra.com - Pipa pertamina patah di teluk Balikpapan. Kejadian tersebut menyebabkan minyak mentah sempat tumpah ke atas laut. Pipa milik Pertamina itu berdiameter 20” dengan lapisan concrete lining pencegah korosif. Diletakan pada kedalaman 22 meter di Teluk Balikpapan dan telah tertarik hingga 120 meter dari letak awal sehinggan patah dan putus.

Pihak Pertamina, hingga hari ini (21/4/2018) masih berusaha untuk mengangkat pipa yang patah tersebut ke daratan. Pekerjaan untuk mengkoordinasikan proses pengangkatan pipa ini dilakukan oleh seorang perempuan. 

Adalah Mayapati atau sering dipanggil Maya, perempuan berusia 38 tahun yang menjadi koordinator pengangkatan pipa tersebut. Dirinya bekerja sebagai senior planner di fungsi Planning and Scheduling Refinery Unit 5 Balikpapan. Sehari-hari, Maya bekerja untuk melaksanakan perawatan kilang. 

“Kita sendiri harus yakin bahwa kita menguasai masalah yang terjadi, saat  tim yakin dengan kemampuan kita dan percaya, kita bisa mensinkronkan dengan semua yang terlibat,” kata Maya di atas kapal Sea Haven 2, di sela-sela proses pengangkatan pipa (21/4/2018).

Selama hampir 19 tahun berkarya di perusahaan energi, Maya mengakui bahwa tugas barunya kali ini dirasa cukup menantang. Dia harus mengkoordinir tim yang terdiri dari tim Divers, tim kapal Sea Haven2, tim Internal Pertamina seperti Marine dan HSE dan tim Manintenance, dan memastikan seluruh pengangkatan pipa berjalan lancar tanpa suatu halangan.

Menjadi seorang wanita yang bekerja di antara puluhan laki-laki membawa pengalaman tersendiri bagi Maya. Dia mengaku, kadang merasa rikuh dengan keadaan tersebut. Selain juga, secra teknis posisi kapal yang jauh dari darat seringkali menimbulkan rasa waswas bila terjadi sesuatu apalagi bila cuaca sedang buruk. Namun, semangat melaksnakan tugas ditambah tim yang solid  membuat Maya bisa mengatasi itu semua.  

Untuk wanita Indonesia, Maya berpesan agar tidak pernah menyianyiakan waktu dengan keluarga. “Saat ada kesempatan jangan pernah sia siakan kesempatan waktu bersama keluarga jadilah pekerja wanita dan Ibu rumah tangga yang baik dan mampu menjadi teladan bagi anak anak kita,” tegas ibu dari tiga orang anak ini.


Reporter : Hidayat Adhiningrat P

editor : Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
21-04-2018 14:50