Main Menu

Kecanduan Mac Miller, Ucapan Duka, dan Kisah Ariana Grande

Hidayat Adhiningrat P.
08-09-2018 13:33

Mac Miller (twitter/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Rapper Mac Miller ditemukan tewas pada Jumat (7/9) di kawasan Studio City, California. Pria bernama Malcolm McCormick ini menghembuskan nafas terakhir dengan dugaan over dosis obat-obatan.

 

Pria berusia 26 tahun ini memang dikabarkan tengah berjuang melawan kecanduannya. Semasa hidupnya, Mac sempat menuturkan kisah dimana ia mulai coba pakai narkoba, termasuk kokain dan opium, saat berusia 15 tahun.

Selama tur Macadelic 2012 lalu, Mac juga dikatakan kerap mengonsumsi "purple drank" atau "lean" yang merupakan ramuan obat promethazine dan kodein. Dalam beberapa kesempatan, Miller secara jujur mengakui kecanduannya. Mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga 'kematian' karirnya dalam bermusik.

"Dulu aku nge-rap secara terbuka tentang hal tergelap. Karena itu yang aku rasakan pada masa itu. Tak masalah, itulah hidup. Hidup memang penuh masalah," ungkap Mac di Vulture suatu ketika.

Mac sempat berhasil berhenti usai dirinya sadar bahwa obat-obatan tersebut telah mengambil alih hidupnya.

Kepergian Mac Miller, membuat para teman dan kerabatnya mengucapkan beragam ucapan belasungkawa. Diantaranya adalah pemain NBA Karl Anthony Towns. Towns sempat hadir di kediaman Mac setelah mendengar kabar bahwa sahabatnya tersebut tewas.

Towns juga sempat mencuitkan rasa dukanya melalui akun twitter pribadinya, Sabtu (8/9).

"Kamu tak hanya artis favorit saya, kamu adalah salah satu teman terdekat saya. Cinta yang kami miliki adalah nyata dan momen kebersamaan kami tidak berisi apa pun kecuali sikap positif dan tawa. Aku sayang kamu dan aku yakin sekali akan merindukanmu @MacMiller. Istirahatlah dengan tenang saudaraku," tulis Towns.

Kepergian Mac membuat beberapa pihak menghubungkannya dengan kisah perpisahannya dengan Ariana Grande. Mac Miller memang pernah menjalani hubungan asmara yang cukup lama dengan Ariana Grande. Keduanya putus pada bulan Mei 2018.

Mac Miller membantu Grande dalam mengatasi kesedihannya usai serangan teroris di konsernya, di Manchester, pada Mei tahun lalu. Kemudian, di bulan Juni, mereka kembali bersama ke Inggris dan tampil di sebuah konser penghormatan.

Pasangan ini kerap bersama dan menggunggah berbagai momen kebersamannya di Instagram. Sebelum, akhirnya, keduanya tiba-tiba berpisah.

Grande sempat membahas perpisahan tersebut di Insta Story akun instagramnya beberapa waktu lalu. Grande mengatakan, dirinya menghormati Mac Miller dan bersyukur memilikinya di kehidupan saat ini.

"Hai! Ini adalah salah satu teman terbaik saya di seluruh dunia dan favorit orang-orang, Malcolm McCormick. Saya menghormati dan memujanya tanpa henti dan bersyukur memiliki dia dalam hidup saya dalam bentuk apa pun. Terlepas dari bagaimana hubungan kami yang berubah atau apa yang dijunjung oleh alam semesta bagi kita masing-masing! Cinta yang tanpa syarat dan tidak egois. Ia menginginkan yang terbaik untuk orang itu, bahkan jika itu bukan Anda. Saya tidak sabar untuk mengetahui dan mendukung Anda selamanya dan saya sangat bangga padamu!" tulis Grande.

Ungkapan tersebut diposting dengan latar potret Grande dan Mac yang sedang berpelukan.

Seiring dengan kabar Mac Miller meninggal dunia, Ariana Grande sempat menonaktifkan komentar di Instagramnya. Ia juga memfilter kata-kata dari komentar yang menyudutkannya.


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
08-09-2018 13:33