Main Menu

FFI 2017 akan Digelar di Manado

Fahrio Rizaldi A.
24-08-2017 15:23

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw (kanan) berbincang bersama Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid (kiri) dan Ketua FFI 2017 Leni Lolang (tengah) saat menghadiri acara jelang Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Jakarta (Antara/Muhammad Adimaja/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Festival Film Indonesia (FFI) yang ke-37 siap digelar tahun ini. Festival yang juga dikenal sebagai Piala Citra itu akan diadakan pertama kalinya di kota Manado, Sulawesi Utara. Sejak pertama kali diadakan pada 1995 silam, FFI memang sering digelar di Pulau Jawa. Ibu kota Jakarta sendiri telah menjadi lokasi perhelatan sinema ini sebanyak 20 kali. Kota lain yang menjadi tuan rumah FFI di luar pulau Jawa, antara lain Ujung Pandang (Makasar), Medan, Denpasar, Pekanbaru, dan Palembang.

Tahun ini, Ketua Bidang Festival Dalam Negeri & Penghargaan di Badan Perfilman Indonesia (BPI), Leni Lolang bertindak sebagai Ketua Pelaksana FFI 2017. Sutradara kawakan, Riri Riza yang telah memenangkan sejumlah penghargaan FFI didaulat sebagai Ketua Panitia Penjurian.

"Banyak daerah yang meminta, sampai mereka ingin mengeluarkan dana. Pelaksanaan FFI di daerah tidak mudah karena penghargaan punya 22 kategori," ungkap Leli, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/8).

Jika FFI dihelat di luar Jakarta, maka otomatis para nominator akan diboyong ke daerah lokasi pagelaran FFI. "Ini kan perhelatan para pelaku perfilman. Berarti, semua (nominator) kami mobilisasi ke sana. Itu besar sekali (dana yang dikeluarkan). Sebenarnya, kami ingin film tak hanya berkembang di Jakarta, tapi ke daerah-daerah juga," lanjut Leni.

Pemerintah kota Manado, kata Leni, berminat dan secara resmi bekerjasama dengan FFI. Manado juga sudah menghasilkan beberapa film, seperti Senjakala di Manado (2016), dan Hujan Bulan Juni (2017).


Reporter: Rizaldi Abror

Editor: Nur Hidayat

Fahrio Rizaldi A.
24-08-2017 15:23