Main Menu

Rizal Mantovani Menyajikan Pendekatan Menarik untuk Film Gerbang Neraka

Fahrio Rizaldi A.
04-09-2017 21:33

Rizal Mantovani (Dok GATRAnews/Edward Luhukay/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Sutradara yang terkenal lewat film horor, Rizal Mantovani memiliki pendekatan berbeda untuk film terbarunya, Gerbang Neraka. Film produksi Legacy Pictures itu memadupadankan tema arkeologi, dalam balutan horor, fantasi dan avontur. "Film (saya) biasanya ada legenda urban. Dulu pernah (menampilkan) setan. Kali ini enggak mau berdasarkan legenda urban, tapi berdasarkan situs faktual. Itu yang bikin berbeda," ujar Rizal Mantovani, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat belum lama ini.

Rizal dikenal lewat debut film panjangnya, Jelangkung (2001), setelah itu dia telah membuat sedikitnya 11 film horor. Seperti trilogi Kuntilanak (2006-2008), Jenglot Pantai Selatan (2011), dan Jailangkung (2017).

Untuk film Gerbang Neraka, Rizal mengusung mitos dan fakta seputar Piramida Gunung Padang, di Jawa Barat. Rizal mengatakan situs megalitikum sebenarnya berudia lebih tua dari situs piramida di Mesir. Situs ini masih menyimpan sisi misteriua yang belum dapat diungkap jelas. "Seru untuk bisa (mereka cerita menggunakan pertanyaan) what if. Setelah film Gerbang Neraka mengeluarkan berbagai macam teori mengenai Gunung Padang," urai Rizal.



Rizal juga ingin membangun diskusi seputar situs arkeologi. Walau pun film ini menyajikan unsur fantasi, dan petualangan, Rizal juga menyelipkan pandangannya dan penulis naskah, Robert Ronny terkait Piramida Gunung Padang. "Penonton juga diajak berfpkir, karena di belakang (di akhir film) ada twist (pemelintiran alur cerita). Yang mudah-mudahan menjadi hal yang didiskusikan," tukas Rizal.

Gerbang neraka dibintangi oleh Reza Rahadian sebagai jurnalis yang berkolborasi dengan arkeolog (Julie Estelle), dan paranormal (Dwi Sasono), yang berpetualang membuka misteri Piramida Gunung Padang. Piramida tersebut menjadi penjara bagi iblis jahat, sehingga mereka harus mencegah bencana besar terjadi. Gerbang Neraka dijadwalkan tayang di bioskop mulai 20 September mendatang. 


Reporter: Rizaldi Abror

Editor: Nur Hidayat

 

Fahrio Rizaldi A.
04-09-2017 21:33