Main Menu

Film Karya Pelajar Purbalingga Nominator Terbaik di FFI 2017

Rosyid
09-10-2017 14:28

Proses syuting film ‘Babaran’ karya sutradara Meilani Dina Pangestika (GATRA/Ridlo Susanto/HR02)

Purbalingga, Gatracom – Sebanyak tiga film karya sineas pelajar Purbalingga masuk nominasi film pendek terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2017. Tiga film itu yakni, ‘Babaran’ sutradara Meilani Dina Pangestika, ‘Lintah Darat’ sutradara Putri Zakiyatun Ni'mah dan ‘Nyathil’ garapan sutradara Anggita Dwi Martiana dipastikan masuk nominasi terbaik pada pengumuman Kamis (5/10) malam lalu.



Pendamping para sineas pelajar Purbalingga, Bowo Leksono mengayakan ketiga film tersebut akan bertarung dengan tujuh film pendek lainnya yaitu film ‘Amak’ sutradara Ella Angel, ‘Buang’ sutradara Eugene Panji, ‘Jendela’ sutradara Randi Pratansa, ‘Kleang Kabur Kanginan’ sutradara Riyanto Tan Ageraha, "Pentas Terakhir" sutradara Triyanto 'Genthong- Hapsoro, ‘Ruah’ sutradara Makbul Mubarak dan ‘Salam Dari Kepiting Selatan’ sutradara Zhafran Solichin.

Bowo mengemukakan, keberhasilan tiga film pendek yang masuk nominasi FFI 2017 merupakan kebanggan tersendiri bagi Kabupaten Purbalingga. Anak-anak dari desa ini akan terbang ke Manado untuk menghadiri malam penghargaan FFI 11 November 2017 mendatang.

“Film pelajar Purbalingga masuk nominasi FFI seperti sudah menjadi tradisi. Sebelumnya 2006, film ‘Ngemu Getih’, film ‘Pigura’ mendapat Special Mention Dewan Juri FFI 2010, 2012 film ‘Langka Receh’ dan ‘Mentari di Sambirata yang juga meraih Special Mention, tahun 2014. Giliran film dokumenter ‘Penderes dan Pengidep’. Sekarang malah tiga film sekaligus," kata Bowo yang juga Direktur Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga, Minggu (8/10).

Dia menjelaskan, film fiksi berjudul ‘Nyathil’ produksi Saka Sinema SMK Muhammadiyah 1 Bobotsari Purbalingga mengisahkan tentang seorang pelajar SMK yang berusaha membongkar dugaan praktik korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa dan perangkat desa terkait program bantuan renovasi rumah warga miskin. Dalam upaya membongkar rasuah itu, si pelajar harus menghadapi ancaram fisik dan teror.

Bowo menerangkan, Film ‘Nyathil’ pernah memenangi penghargaan Film Terbaik I Kategori Fiksi Lomba Film Pendek Pendidikan Anak dan Remaja 2017, Kemendikbud dan Nominasi Kategori Fiksi Pelajar Festival Film Kawal Harta Negara (FFKHN) 2017.

Sementara, film bertajuk ‘Babaran’ yang diproduksi Brankas Film SMA Negeri 2 Purbalingga, berkisah tentang seorang supir truk bernama Slamet. Suatu hari, Lastri, istrinya hendak melahirkan. Slamet pun harus mengantar barang sekaligus istrinya.

“Sedangkan film ‘Lintah Darat’, produksi Sabuk Cinema SMA Negeri 1 Bukateja Purbalingga bertutur tentang seorang rentenir bernama Nurohmat yang insyaf dari pekerjaannya,” jelasnya.

Sutradara film ‘Babaran, Meilani Dina Pangestika mengaku terkejut filmnya bisa masuk sebagai nominator FFI 2017. Di ajang tersebut, film garapannya itu akan diapresiasi oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"Senang, kaget juga. Tidak menyangka bisa masuk nominasi. Semoga bisa mendapatkan hasil yang terbaik," kata Dina.






Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Rosyid
09-10-2017 14:28