Main Menu

Bos Marvel Dukung Perkembangan Film DC

Fahrio Rizaldi A.
19-10-2017 17:54

Presiden Marvel Studios, Kevin Feige (AFP/Frederic Brown/HR02)

Los Angeles, gatracom - Perusahaan waralaba dari rumah produksi Marvel, Marvel Cinematic Universe (MCU) telah banyak mengukir prestasi di dunia perfilman. Selama sembilan tahun berkarya, MCU telah menghasilkan 16 film, termasuk film terakhir mereka, Spider-Man: Homecoming. Prestasi MCU dinilai belum dapat diimbangi oleh pesaing mereka, DC Extended Universe (DCEU).

Waralaba bentukan Warner Bros itu mulai memproduksi film sejak tahun 2013 lalu. DCEU baru memiliki empat film, dan Wonder Woman menjadi film yang mendapatkan respon positif. Film-film lainnya cenderung mendapatkan respon lebih negatif dibandingkan film-film produksi Marvel, dan Disney.


DC Mulai Diterima Penikmat Film

Walau pun saling bersaing, hubungan antar sineas dari MCU, dan DCEU cukup baik. Seperti yang diutarakan bos Marvel Studios, Kevin Feige saat dimintai pendapat tentang perkemabngan DCEU. "Saya bukan orang yang tepat memberi nasihat ke orang lain. Saya rasa kalian dapat melihat yang mereka (DCEU) lakukan pada Wonder Woman. Mereka sudah menemukan caranya (strategi yang tepat)," ujar Kevin seperti yang dikutip dari Heroic Hollywood.

Kevin pun mendukung keputusan sineas Marvel yang kini dikontrak membantu DCEU dalam proyek film baru, Justice League. "Saya sangat yakin pada Geoff Johns (produser), dan Joss Whedon (sutradara Marvel) yang kini membantu mereka. Sebagai penggemar, saya sangat menunggu kelanjutan film itu," jelas Kevin.



Joss Whedon ditunjuk menyutradarai film Justice League, setelah sutradara asli DC, Zack Snyder mundur karena masalah keluarga. Joss Whedon sebelumnya terlibat dalam sejumlah proyek MCU, termasuk film The Avengers (2012).


Wonder Woman Film Tersukses DC

Kevin juga sempat memberikan pujiannya kepada film Wonder Woman, garapan sutradara Patty Jenkins. Wonder Woman telah lebih dulu mempopulerkan superhero perempuan. Marvel sendiri belum sempat memproduksi film superhero perempuan mereka, Captain Marvel.

"Apakah (setelah menonton Wonder Wonan) orang ingin menonton superhero perempuan? Apakah mereka siap menonton Captain Marvel sebagai superhero perempuan pertama (garapan Marvel)," jelas Kevin.

Justice League yang akan dirilis November mendatang, akan jadi pembuktian bagaimana Warner Bros dan DC Films mengembangkan waralaba mereka. Setelah itu, sudah ada lima proyek film yang akan dirils hingga 2020, seperti Aquaman dan Shazam!.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Nur Hidayat

Fahrio Rizaldi A.
19-10-2017 17:54