Main Menu

Teduhnya Wanita, Lagu Ciptaan Raisa untuk Film Ayat-Ayat Cinta 2

Fahrio Rizaldi A.
28-11-2017 21:11

Raisa (ANTARA/Nanien Yuniar/yus4)

Jakarta, Gatracom - Bintang pop, Raisa Adriana menyumbangkan sebuah lagu sebagai soundtrack film Ayat-Ayat Cinta 2. Lagu berjudul Teduhnya Wanita itu diciptakan sendiri oleh Raisa.


Raisa mengaku lirik lagu ini terinspirasi dari kekuatan wanita. "Aku merasa lagu ini girl power. Yang jarang adalah mengakui bahwa ada kekuatan wanita itu ada di kelembutannya. Ibarat Wonder Woman, atau Xena," ujar Raisa, Senin (27/11) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
 
Terinspirasi Ibu
 
Raisa mengaku dalam menciptakan lagu Teduhnya Wanita, dia terinspirasi oleh sosok seorang ibu. "Aku banyak memikirkan soal Ibu ku. Seorang ibu, istri yang mendoakan suami dalam sujudnya, wanita lembut yang membangun moral bagi orang-orang sekitarnya. Wanita kuat yang sangat dibutuhkan dunia," jelas Raisa.
 
Bersama Diva Pop Nasional
 
Raisa bukan satu-satunya penyanyi yang menyumbangkan lagu di film AAC 2. Ada tiga penyanyi lain yang terlibat, seperti Krisdayanti, Rossa, dan Isyana Sarasvati.

Menurut Raisa, ketiga diva yang terlibat dalam soundtrack film ini, mewakili gambaran kisah dari berbagai sudut pandang.

Maka dari itu, Raisa ingin menyajikan tema yang lebih general, yaitu tentang wanita.

"Di film ini, banyak tokoh wanita yang kuat, yang diperankan aktris-aktris cantik," tukas Raisa.

AAC 2 melanjutkan kisah film terdahulunya, yang mengisahkan tokoh utama pria, Fahri (Fedi Nuril) kehilangan istrinya, Aisha yang meninggal dunia.

Diceritakan kini Fahri menetap di Edinburg Inggris, dan menjadi dosen.  Fahri bertemu dua perempuan lain, yaitu Keira (Chelsea Islan), dan Hulya (Tatjana Saphira).

Sekuel film AAC ini digarap oleh sutradara Guntur Soeharjanto, bersama penulis naskah Alim Sudio, dan Ifan Ismail. Film yang diadaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy ini diproduseri oleh Manoj Pinjabi, di bawah bendera MD Pictures.

Ayat-Ayat Cinta 2 akan dirilis di bioskop pada 21 Desember mendatang.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Arief Prasetyo

Fahrio Rizaldi A.
28-11-2017 21:11